“Pewawancara mungkin sudah mengetahui kemampuan teknis pelamar, tetapi yang ingin mereka ketahui adalah bagaimana orang tersebut akan berinteraksi dengan dirinya, rekan-rekannya, dan tim di perusahaannya,” katanya.
“Apa yang kamu cari dari pekerjaan selanjutnya dan apa yang akan menjadi penentu bagi kamu?”
Amri Celeste, manajer rekrutmen dan pelatih wawancara, menyukai pertanyaan ini karena dapat mengungkap hal yang sebenarnya dicari oleh seorang pelamar untuk sebuah pekerjaan.
Baca Juga: 6 Cara agar Tetap Termotivasi Mewujudkan Resolusi, Jangan Berhenti di Tengah Jalan!
Jawaban yang diberikan juga menentukan apakah pekerjaan yang dilamar ini merupakan pekerjaan yang diharapkan atau tidak.
“Ini juga merupakan kesempatan untuk membuka dialog yang lebih jujur tentang nilai-nilai, gaya kerja, dan tujuan karir pelamar,” jelas Amri.
Jadi, perekrut tidak hanya belajar tidak hanya tentang seberapa cocok kamu dengan pekerjaan yang dilamar, tetapi juga seberapa cocok kamu dengan tim dan gaya manajemen manajer di sana. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Ditties, Tugas Kecil yang Bikin Pekerjaan Bos Jadi Tak Efektif! Jangan Dilakukan Lagi
Pemindahan ASN ke IKN Ditunda Sampai Waktu yang Tidak Ditentukan, Kenapa?
Resolusi Tahun Baru Tak Harus Terwujud di Januari, Ini 3 Waktu Tepat untuk Memulainya
5 Tanda Kamu Tidak Bisa Bekerja dengan Baik, Salah Satunya Produktivitas Kerja yang Rendah
Rapat Tak Harus Selalu Lama, Ini 7 Cara Melakukannya dengan Lebih Efektif dan Efisien
Keterampilan Berorganisasi atau Organizational Skills Itu Wajib Dimiliki Oleh Setiap Karyawan. Ini Alasannya!
Ini 6 Cara agar Kamu Memiliki Kinerja Lebih Baik di Kantor, Termasuk Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain