'Conscious Unbossing', Karyawan Gen Z Ingin Menapaki Karir tetapi Enggan Mengelola Anak Buah

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 14 Februari 2025 | 09:55 WIB
Ilustrasi: Karyawan Gen Z ini saat ini cenderung memilih “jalur individu” untuk memajukan karir mereka.  (Freepik/Kate Mangostar)
Ilustrasi: Karyawan Gen Z ini saat ini cenderung memilih “jalur individu” untuk memajukan karir mereka. (Freepik/Kate Mangostar)

Sebanyak 72% generasi ini lebih menyukai jalur individu untuk memajukan karir mereka. Jalur ini membuat mereka berfokus pada pertumbuhan pribadi dan akumulasi keterampilan.

Dalam beberapa organisasi, jalur ini sering disebut sebagai individual contributor. Namun jika hal ini dilakukan, tentunya skill leadership tidak akan terasah karena tidak punya anak buah.

Lalu, sebanyak 69% tak tertarik dengan pekerjaan middle management karena terlalu banyak tekanan, tetapi bayarannya rendah.

Menurut Lucy Bisset dari Robert Walters, Gen Z lebih suka bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri ke dalam pekerjaan dan menghabiskan waktu untuk mengembangkan diri, daripada menghabiskan waktu untuk mengelola orang lain.

Baca Juga: Banyak Karyawan Diam-Diam Pakai AI di Tempat Kerja, Berisiko Bocorkan Informasi Penting Perusahaan

Itulah yang membuat banyak dari mereka yang tidak ingin menghabiskan waktu bertahun-tahun di perusahaan. Apalagi banyak pekerjaan saat ini yang tak mengharuskan mereka menginjakkan kaki di kantor alias secara remote.

“Para profesional yang lebih muda, yang memasuki dunia kerja sebagai pekerja remote atau hybrid, cenderung tidak memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan,” katanya.

Bisset bilang, Gen Z yang tidak ingin mengambil peran middle management inilah yang dapat menimbulkan masalah bagi para pemberi kerja di kemudian hari.

Meski begitu, tak sedikit pemberi kerja yang disurvei berpendapat bahwa middle manager masih memegang peranan penting dalam perusahaan. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Business Plus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X