6 Tanda Orang yang Diam-Diam Kaya dan Nggak Suka Flexing di Mana Pun dan pada Siapa Pun

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 19 Februari 2025 | 11:05 WIB
Orang yang diam-diam kaya seperti Caroline Riady tidak butuh validasi dari orang lain atas kesuksesannya. (Instagram @carolineriady)
Orang yang diam-diam kaya seperti Caroline Riady tidak butuh validasi dari orang lain atas kesuksesannya. (Instagram @carolineriady)

PejuangKantoran.com - Kebanyakan orang berasumsi kalau orang kaya mudah dikenali dengan mobil mewah yang dikendarai, pakaian branded yang dikenakan, dan liburan mewah yang dinikmati.

Namun melihat viralnya CEO Siloam Hospital Caroline Riady yang pulang kerja naik helikopter beberapa waktu belakangan, mengingatkan bahwa ada orang yang kaya tetapi tidak menunjukkannya sama sekali.

Setidaknya, kebiasaan tersebut baru terungkap ketika tanpa sengaja ada orang yang berhasil merekam sosok perempuan yang berjalan ke arah helikopter yang berada di rooftop gedung. Setelah viral, baru ketahuan bahwa perempuan itu Caroline Riady. 

Baca Juga: Waduh, Studi Terbaru Mengungkap bahwa AI Bisa Bikin Kita Makin Bodoh Kalau....

Berbeda dengan orang kaya yang gemar flexing, orang yang diam-diam kaya memiliki sifat-sifat tertentu sehingga nggak butuh validasi atas kesuksesan finansialnya.

Berikut adalah tujuh ciri orang-orang yang diam-diam kaya, tetapi tidak pernah memamerkannya.

1. Tidak mencari validasi dari orang lain

Orang-orang yang sukses secara finansial, tetapi tidak memamerkan kekayaannya tidak butuh sesuatu untuk dibuktikan. Mereka tidak butuh validasi dari luar atau mencoba membuat orang lain terkesan.

Mereka merasa percaya diri dengan siapa dirinya, bukan dengan apa yang dimiliki. Pola pikir ini memungkinkan mereka untuk membuat pilihan keuangan yang lebih cerdas.

2. Hidup di bawah kemampuan

Baca Juga: Made In Bali, Kisah Cinta Segitiga Berlatar Keluarga Seniman dan Adat Budaya Bali

Psikolog Daniel Kahneman, pemenang Hadiah Nobel di bidang ilmu ekonomi, bilang, “Uang tidak akan memberi kebahagiaan, tetapi kekurangan uang pasti akan memberi kesengsaraan.”

Orang-orang yang diam-diam membangun kekayaan memahami hal ini. Mereka tidak membiarkan dirinya terseret inflasi gaya hidup.

Daripada menghabiskan uang untuk membuat orang lain terkesan, mereka memprioritaskan keamanan finansial dan stabilitas jangka panjang.

3. Memprioritaskan kemandirian finansial daripada status

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: HackSpirit

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X