Kalau Kamu Menjadi Mentor Anak Magang. Gunakan Metode Microlearning Untuk Mengajari Mereka

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 24 Maret 2025 | 11:10 WIB
Modul-modul dalam microlearning dibuat ringkas dan simpel sehingga mudah disimpan dan dipelajari dengan posnel sekalipu. (Freepik)
Modul-modul dalam microlearning dibuat ringkas dan simpel sehingga mudah disimpan dan dipelajari dengan posnel sekalipu. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Ketika kamu ditunjuk oleh perusahaan untuk menjadi mentor bagi mahasiswa magang, tentu ini bukan asal tunjuk. Biasanya yang ditunjuk menjadi mentor untuk menjadi mentor bagi pemagang itu karena mampu mengajarkan hal-hal praktis secara cepat.

Sebab, pemagang itu butuh praktik nyata dari teori-teori yang mereka pelajar di bangku kuliah. Dan karena biasanya waktu magang itu terbatas, maka mereka harus bisa mendapatkan Gambaran secara cepat hal-hal praktis di dunia kerja yang nyata ini.

Tentu saja ini tantangan tersendiri bagi kamu yang mengampu tugas ini. Ada metode cara belajar yang paling tepat untuk kondisi seperti in, yaitu microlearning.

Menurut techtarget.com, microlearning adalah strategi pembelajaran yang berfokus pada pembelajaran informasi baru dalam unit-unit kecil.

Pendekatan pembelajaran ini membagi topik-topik menjadi unit-unit pembelajaran mandiri yang ringkas yang dapat dilihat oleh peserta didik sebanyak yang diperlukan, kapan pun dan di mana pun mereka membutuhkannya.

Baca Juga: Apa Itu Loud Learning dan Apa Manfaatnya Buat Pekerja Profesional?

Jadi metode belajar dengan cepat dan efisien ini cocok untuk peserta magang atau karyawan yang membutuhkan pelatihan sngkat untuk menguasai hal-hal baru dengan mudah.

Microlearning memberikan akses kepada peserta didik ke informasi baru denan cara yang  menarik dan mudah dicerna dalam waktu singkat. Metode ini popular di lingkungan pembelajaran di perusahaan karena nyamanan bagi mentor maupun peserta didiknya.

Pendekatan ini dapat meningkatkan retensi pengetahuan sekaligus memberdayakan karyawan. Metode ini memungkinkan karyawan mengembangkan keterampilan baru tanpa harus meluangkan waktu khusus dari pekerjaan mereka untuk mengikuti pelatihan.

Satu modul instruksional microlearning ini dirancang biasanya untuk bisa dipelajari dalam waktu sekitar lima menit. Isinya biasanya panduan untuk satu topik keterampilan atau kesenjangan pada pengetahuan tertentu.

Peserta didik dapat menyelesaikan pelatihan mereka pada waktu yang paling sesuai dengan jadwal mereka.

 Baca Juga: Meski Sama-Sama Meningkatkan Keterampilan, Ada Perbedaan Mendasar Antara Magang dengan On The Job Training

Manfaat microlearning

Microlearning ini jika diterapkan akan memberi banyak manfaat, yaitu:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: techtarget.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X