Feedback Karyawan Tidak Selalu Akurat, tapi Apa Jadinya Jika Mereka Berhenti Memberikan Feedback?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 28 Maret 2025 | 19:15 WIB
Ilustrasi: Jika karyawan enggan memberikan feedback kepada perusahaan, pimpinan harus mulai berhati-hati. (Freepik/Rawpixel)
Ilustrasi: Jika karyawan enggan memberikan feedback kepada perusahaan, pimpinan harus mulai berhati-hati. (Freepik/Rawpixel)

Untuk itu, data dari survei perlu didukung dengan analisis tenaga kerja yang lebih objektif, seperti tren retensi dan produktivitas tim.

Dengan memanfaatkan teknologi dan analisis, pemimpin bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan mengidentifikasi masalah sebelum berkembang lebih besar.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Kualitas Suara, karena Bisa Pengaruhi Cara Menyampaikan Pesan pada Audiens

Feedback yang tidak ditindaklanjuti 

Sebanyak 36% karyawan merasa masukan mereka tidak akan menghasilkan perubahan yang nyata. Jika terus dibiarkan, mereka bisa berhenti memberikan umpan balik sama sekali.

Oleh karena itu, pemimpin tidak hanya perlu mengumpulkan masukan, tetapi juga menunjukkan bahwa setiap pendapat dihargai dan berkontribusi dalam pengambilan keputusan.

Bahkan jika tidak semua saran bisa diterapkan, transparansi dalam prosesnya tetap dapat meningkatkan kepercayaan dan mendorong partisipasi lebih aktif di masa depan.

Dimulai dari keterbukaan

Banyak pemimpin yang tidak menyadari bahwa tanpa feedback karyawan yang jujur, masalah kecil bisa menjadi besar.

Baca Juga: Hati-Hati, Survei Bilang Makin Sering Memakai Mode Suara ChatGPT Kamu Makin Merasa Kesepian 

Pemimpin yang hanya mengandalkan data dari survei tanpa menggali lebih dalam akan melewatkan informasi penting yang mempengaruhi produktivitas dan retensi karyawan.

Jadi, pastikan untuk melakukan kombinasi antara feedback karyawan dan data objektif untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.

Perusahaan yang membangun budaya keterbukaan, mendukung pembicaraan yang jujur, dan menunjukkan bahwa masukan karyawan benar-benar berpengaruh, tak diragukan lagi akan memiliki tim yang lebih kuat dan lebih terlibat. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Inc.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X