“Lebih baik kamu bikin lima lamaran yang benar-benar kamu pikirkan dan sesuaikan, daripada seratus yang semuanya template dan nggak personal,” kata Tejal Wagadia, rekruter di industri teknologi.
Baca Juga: 5 Cara Perlihatkan Rasa Antusias saat Wawancara Kerja, Bisa Meningkatkan Kesempatan Diterima!
Jangan Asal “Ngaku”
Satu hal lagi yang harus diingat: jangan pernah mencantumkan pencapaian atau keahlian palsu yang cuma hasil karangan AI.
Bisa jadi boomerang saat proses wawancara dan merusak reputasimu. Seperti kata Kelli Hrivnak, rekruter bidang teknologi dan digital, “Kalau kamu bohong soal pencapaianmu, itu bisa merusak integritasmu sebagai calon karyawan.”
AI itu canggih, tapi bukan pengganti kejujuran dan sentuhan personal dalam proses melamar kerja. Perusahaan sedang mencari manusia, bukan robot. Jadi, tunjukkan sisi autentik kamu — bukan cuma karena itu yang membuat lamaranmu beda, tapi juga karena itulah yang bikin kamu layak untuk dipertimbangkan.
Artikel Terkait
Tanggung Jawab SDM Nggak Cuma Rekrut Karyawan, Ini Tantangan yang Sering Dihadapi Divisi HR
Manajemen SDM Masih Jadi Salah Satu Karier yang Paling Diminati, Ini Keterampilan yang Perlu Kamu Miliki
Berikut 3 Cara Selamatkan Karir Kamu Tanpa Perlu Melakukan Quite Quitting
9 Cara Orang Cerdas Menolak Pekerjaan Tambahan Secara Profesional
Kenali Lebih Dulu Jenis Burnout yang Kamu Alami Agar Tahu Cara Mengatasinya
Bukannya Marah, Ini 7 Kebiasaan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi saat Menerima Kritik
5 Cara Perlihatkan Rasa Antusias saat Wawancara Kerja, Bisa Meningkatkan Kesempatan Diterima!
Ini 15 Perusahaan Terbaik Versi LinkedIn untuk Pengembangan Profesional di Indonesia
Apa Sih yang Dicari Perusahaan dari Karyawannya? Ketahui Ini Agar Jadi Rebutan Perusahaan
Agar Peluang Kamu Diterima Kerja Lebih Besar, Tunjukkan Keterampilan Komunikasi Kamu Di Dua Hal Berikut Ini!