Waspada! Jangan Dengarkan Suara Hati yang Bisa Membatasi Diri Kamu. Ini Beberapa Contohnya!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 29 April 2025 | 10:12 WIB
Jjangan dengarkan pesimistik dalam pikiran yang bisa menghambat perjalanan profesional kamu. (Freepik)
Jjangan dengarkan pesimistik dalam pikiran yang bisa menghambat perjalanan profesional kamu. (Freepik)

Jangan ragu untuk mengubah pola pikir atau istilah yang digunakan. Jangan gunakan kata “networking” jika itu membuat kamu merasa terlalu formal dan menimbulkan stres.

  1. “Saya tidak cukup terampil.”

Saat melihat tawaran pekerjaan yang terlihat sempurna, kamu merasa kecil hati untuk melamar karena daftar panjang keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan. Kamu mulai meragukan kualifikasi diri dan takut Anda memenuhi ekspektasi perekrut.

Jangan langsung menyerah. Cobalah untuk mengingat saat-saat ketika kamu menghadapi tugas yang sebenarnya tidak dikuasai dan cara kamu mendapatkan keterampilan yang diperlukan untuk mengatasinya.

Lagipula, kamu tidak akan rugi melamar pekerjaan tersebut karena bahkan jika kamu tidak memenuhi semua persyaratannya, ini adalah langkah proaktif menuju pengembangan profesional diri.

Baca Juga: Jangan Keseringan Bilang 'Saya Pikir' yang Terkesan Nggak Pede, Mending Ganti dengan Kata Ini!

  1. “Saya terlalu tua untuk berganti karir atau melamar posisi tertentu.”

Dalam beberapa pekerjaan, usia tidak pernah menjadi hambatan. Lebih baik evaluasi pengalaman dan keterampilan yang telah kamu kembangkan selama bertahun-tahun.

Jika kamu memiliki pengalaman yang bisa dijadikan keunggulan atau kemampuan untuk menangani situasi yang kompleks dengan bijaksana, itu artinya usia kamu justru menjadi nilai plus.

Katakan pada diri sendiri, “Kedewasaan saya adalah aset utama yang memberikan nilai tambah pada posisi. Saya mampu beradaptasi dan membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang.”

Jadi, jangan dengarkan “suara licik” dalam pikiran yang bisa menghambat perjalanan profesional kamu. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Welcome to the Jungle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X