Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin tampak seperti menunda pekerjaan, tetapi pada kenyataannya justru mempercepat penyesuaian.
Lalu, ketika digunakan secara konsisten, cara tersebut akan membantu tim memutus siklus bekerja secara urgensi menjadi bekerja sesuai skala prioritas.
Dampak karyawan yang bekerja dengan prioritas
Ketika prioritas saat melakukan pekerjaan meningkat, secara tidak langsung banyak hal yang juga akan ikut meningkat.
Misalnya, waktu rapat menjadi lebih pendek, hasil pekerjaan menjadi lebih jelas, karyawan nggak merasa tertinggal dalam mengerjakan pekerjaan, dan yang paling penting adalah kepercayaan di tempat kerja mulai tumbuh.
Ini karena karyawan yang memiliki skala prioritas mulai berani untuk berbicara, meminta klarifikasi, dan memfokuskan energinya di tempat yang penting.
Nggak ada lagi karyawan yang mengatakan “ya” untuk melakukan pekerjaan yang bukan tanggung jawabnya karena takut. Sekarang, karyawan bekerja karena memilihnya dari hati.
Michael Bungay Stanier, penulis The Coaching Habit, menekankan bahwa keingintahuan adalah langkah awal untuk melakukan prioritas.
Jadi, sebelum mulai melakukan sebuah pekerjaan, tanyakan pada diri sendiri “mengapa aku memilih melakukan ini?” yang membuat pekerjaan yang semakin bermakna.
Artikel Terkait
10 Jabatan dan Industri dengan Pertumbuhan Tercepat di Indonesia
6 Kebiasaan Baby Boomer yang Membuat Iri dan Ingin Dipelajari Gen Z, Salah Satunya Slow Living
Kualitas Kredit BRI Makin Sehat, NPL Turun dan Pencadangan Meningkat
Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Terpilih Jadi Paus Baru, Akan Dikenal Sebagai Paus Leo XIV
Atasan Perlu Menentukan Prioritas, biar Nggak Semua Tugas Dianggap Penting dan Karyawan Stres
Ingin Private Intimate Wedding Seperti Luna Maya? Perlu Jasa Wedding Planner dan Berikut Tips Memilihnya!
Jika Berada dalam 6 Situasi Ini, Kamu Lebih Baik Diam daripada Terus Bicara. Kenapa?