Perbedaan Mendasar dan Penting Antara Questioning Assumption dengan Skeptis

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 13 Mei 2025 | 17:38 WIB
Bedakan antara questioning assumption dengan skeptis walaupun  sekilas mirip. (Freepik)
Bedakan antara questioning assumption dengan skeptis walaupun sekilas mirip. (Freepik)

 

Pendekatan: Skeptis

Seorang anggota tim berkata:
"Saya tidak percaya data penjualan itu valid. Mungkin tim distribusi tidak bekerja maksimal."

Pemikiran lanjutan:

  • Saya curiga laporan penjualan dimanipulasi.
  • Saya ragu kampanye pemasaran benar-benar dijalankan.
  • Saya tidak yakin pasar benar-benar butuh produk ini.

Tujuan: Menolak atau meragukan informasi atau klaim yang ada, biasanya sambil menuntut bukti.

Jadi, sebelum kamu mencoba melakukan questioning assumption, sebaiknya kamu bertanya kepada diri sendiri lagi untuk memastikan apakah kamu akan melakukan questioning assumption atau sekadar skeptis.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X