Atur beban kerja tim dengan realistis dan laporkan ke manajemen jika ada tugas yang berlebihan. Dukung anggota yang kewalahan dengan mengatur prioritas tugas agar beban lebih ringan.
Utamakan tugas-tugas penting untuk mencapai hasil terbaik dengan melakukan sesi mingguan bersama tim untuk berbagi kondisi dan suasana kerja.
Sediakan waktu bersama untuk refleksi dan istirahat, tidak hanya untuk manajer, tetapi juga demi menjaga semangat tim.
Baca Juga: 7 Keuntungan Menjadi Individual Contributor daripada Menjadi Manajer yang Mengelola Anak Buah
Merawat diri dan tim dengan kasih sayang
Lakukan latihan sederhana, seperti mengucapkan mantra positif dapat membantu menjaga kesejahteraan mental, misalnya “Semoga saya bahagia, semoga saya damai, semoga saya gembira.”
Mantra ini juga bisa didedikasikan untuk tim agar tercipta suasana kerja yang mendukung dan penuh semangat.
Dengan menjalankan praktik-praktik di atas secara rutin, manajer yang memiliki beban berat akan lebih mampu menjaga work-life balance sehingga tetap produktif dan sehat, baik di kantor maupun di rumah. **
Artikel Terkait
Berusaha Menyelesaikan Terlalu Banyak Pekerjaan Hanya Bikin Kelelahan, Jangan Dinormalisasi!
6 Langkah Saran dari Psikolog Untuk Recovery Karena Burn Out Alias Kelelahan Kerja
Alasan Penting Bagi Manajer Untuk Mengatur Manajemen Waktu dengan Bantuan AI
5 Kasus Kematian Karyawan akibat Kelelahan Kerja, Terbaru: Karyawan KPP Pratama Bintan
Seorang Manajer Atau Eksekutif Wajib Memahami Value Chain. Berikut Ini Alasan-Alasannya!
3 Sinyal Kelelahan Ini yang Sering Terabaikan Saat Mengejar Kesuksesan, Justru Malah Dikira Tanda Kemalasan