Meski Dilakukan untuk Refreshing, Travelling Juga Bisa Menimbulkan Kecemasan. Mengapa?

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 11:19 WIB
Ilustrasi: Bagi sebagian orang, travelling justru bisa menimbulkan kecemasan. (Freepik/fabrikasimf/mdjaff)
Ilustrasi: Bagi sebagian orang, travelling justru bisa menimbulkan kecemasan. (Freepik/fabrikasimf/mdjaff)

Kecemasan saat travelling dapat diredakan dengan langkah-langkah sederhana, salah satunya dengan melakukan persiapan matang yang bisa memberikan rasa tenang.

Mulailah membuat rencana perjalanan yang matang, dari membuat daftar bawaan, mengecek ulang tiket dan akomodasi, hingga menyimpan dokumen penting di tempat yang mudah dijangkau.

Baca Juga: 6 Etika Out of Office yang Tepat saat Cuti, Supaya Tidak Terus-Terusan Dapat Email dari Kantor

Mengenal destinasi lebih dulu juga membantu. Selain itu, pastikan untuk mencari informasi tentang cuaca, transportasi lokal, dan kebiasaan setempat yang bisa mengurangi rasa asing.

Saat berada di perjalanan, berlatih napas dalam secara perlahan bisa membantu menenangkan tubuh. Sadari apa yang sedang kamu rasakan lewat suara, warna, atau suasana sekitar, untuk membantu pikiran kembali fokus pada saat ini.

Pastikan menjaga waktu istirahat, mencukupi asupan cairan, dan mengatur pola makan yang berperan besar dalam menjaga keseimbangan fisik dan mental.

Kapan perlu bantuan profesional?

Jika kecemasan mulai mengganggu keseharian, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan bisa membantu mengembalikan keseimbangan.

Konselor atau psikolog dapat membantu mengenali penyebab kecemasan dan memberikan teknik yang tepat untuk mengelolanya.

Salah satu metode yang terbukti efektif adalah terapi perilaku kognitif, yang membantu mengubah pola pikir negatif menjadi lebih positif dan logis secara bertahap.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp69,8 Triliun ke 8,3 Juta Debitur UMKM, Khususnya di Sektor Produksi

Dalam kondisi tertentu, dokter mungkin menyarankan penggunaan obat untuk membantu mengatasi gejala kecemasan.

Namun, lakukan pendekatan jangka panjang untuk membangun kemampuan mengelola stres dengan cara yang sehat.

Salah satunya dengan bergabung dalam komunitas yang memiliki pengalaman serupa sebagai sumber dukungan tambahan. Dengan begitu, kamu tak lagi merasa kecemasan saat travelling.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Times Life

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X