Pejuangkantoran.com - Pasar kerja saat ini terasa lebih ketat daripada sebelumnya. Banyak persyaratan kerja yang mengharuskan seseorang harus terlihat “sempurna”.
Itulah yang membuat banyak kandidat memutuskan untuk melakukan kebohongan kecil. Dalam sebuah survei terbaru, ada 70% pelamar mengaku berbohong dalam lamaran mereka.
Pertanyaannya, bolehkah melakukan ini?
Kebohongan yang masih “diperbolehkan”
Karena saat ini hampir semua orang “berbohong” dengan melebih-lebihkan kemampuannya, dapat membuat kamu merasa seolah-olah rugi karena bersikap jujur.
Terkadang, bersikap bisa melakukan apa saja memang membantu kamu mendapatkan kesempatan yang tidak bisa didapatkan jika kamu jujur.
Baca Juga: Contoh CV yang ATS-Friendly untuk Kamu yang akan Menempati Posisi Entry-Level dan Mid-Career
Berikut adalah dua hal yang tidak akan terlalu menimbulkan masalah jika kamu sedikit berbohong.
- Soft skill
Soft skill lebih sulit didefinisikan, bahkan lebih sulit untuk diuji. Tidak ada cara yang nyata untuk mengukur kemampuan kamu, terutama selama proses perekrutan.
Jika kamu menemukan lowongan yang membutuhkan kandidat dengan kriteria yang sangat spesifik, tidak ada salahnya untuk mengasah soft skill kamu agar sesuai dengan deskripsi pekerjaan tersebut.
Misalnya, kamu bisa menggambarkan diri sebagai orang yang suka bergaul untuk pekerjaan customer service, padahal sebenarnya kamu seorang introvert.
Bisa juga dengan melebih-lebihkan kemampuan kamu berbicara di depan umum, padahal sebenarnya kamu tidak sehebat itu.
Ini tetap bisa kamu lakukan selama kamu tahu akan mampu melakukannya saat waktunya tiba. Itu artinya, kamu harus mengasah soft skill yang kamu bilang ahli agar tidak sekadar omdo atau omong doang.
Namun, pada dasarnya berbohong untuk hal ini tidak akan membuat kamu mendapatkan masalah.
Artikel Terkait
6 Soft Skills yang Dicari Pemberi Kerja pada Lulusan Baru
Soft Skills yang Paling Penting untuk Para Gen Z di Tempat Kerja
Jangan Lupa Tulis Daftar Soft Skill yang Kamu Miliki di CV. Ini 8 yang Paling Utama!
Pertanyaan Utama tentang Penulisan Soft Skills di CV, Salah Satunya Cara Rekruter Mengevaluasinya
Kalau Lebih Terlihat oleh Rekruter, Begini Cara Mencantumkan Soft Skills di CV yang Menarik Perhatian
Apakah Itu Promosi Lateral? Ini Alasan Kamu Perlu Mencantumkan Tipe Promosi Jabatan Ini di CV