Begini Trik agar Tampak Percaya Diri tanpa Terlihat Sombong saat Wawancara Kerja

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 2 Agustus 2025 | 21:01 WIB
Ilustrasi: Bagaimana agar tampak percaya diri saat wawancara kerja, tanpa terlihat menyombongkan diri? (PejuangKantoran.com/Gemini AI)
Ilustrasi: Bagaimana agar tampak percaya diri saat wawancara kerja, tanpa terlihat menyombongkan diri? (PejuangKantoran.com/Gemini AI)

PejuangKantoran.com - Di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, kemampuan menunjukkan keahlian dan pengalaman dengan cara yang tepat menjadi nilai tambah tersendiri.

Banyak rekruter yang mempertimbangkan cara kandidat membawakan diri saat wawancara kerja, bukan hanya dari isi jawabannya tetapi juga dari cara menyampaikannya.

Karena itu kamu harus terlihat percaya diri, meskipun tetap perlu strategi agar tidak terkesan menyombongkan diri.

Baca Juga: Mira Lesmana Ungkap Poster dan Trailer 'Rangga dan Cinta', Segar tapi Juga Bernuansa Nostalgia

 

Menyampaikan diri secara tepat dan relevan

Kepercayaan diri menjadi salah satu elemen penting dalam wawancara kerja. Tak sedikit kandidat yang sebenarnya punya kapasitas dan pengalaman yang kuat, tetapi belum berhasil menampilkan potensinya secara maksimal.

Salah satu penyebab utamanya adalah rasa kurang nyaman saat membahas pencapaian diri. Padahal, wawancara kerja kan memang dirancang agar kandidat bisa menyampaikan kemampuan dan pencapaian-pencapaiannya.

Meskipun kerja tim tetap penting, rekruter ingin mengetahui sejauh mana peran yang pernah kamu jalankan dan dampak yang diberikan.

Penyebutan kata "saya" saat menjelaskan pencapaian pribadi dapat memperlihatkan peran kamu secara lebih jelas, tanpa menutup fakta bahwa pencapaian tersebut juga melibatkan kerja tim.

Baca Juga: Contoh Penulisan Skill Penjualan dalam Bentuk Poin untuk Daftar Pengalaman Kerja di CV

Menjelaskan pencapaian secara objektif dan tenang bukanlah bentuk kesombongan.
Sebaliknya, hal tersebut justru menunjukkan profesionalisme dan pemahaman yang baik terhadap peran yang pernah dijalani.

Sikap ini juga penting agar rekruter dapat menilai kompetensi secara lebih menyeluruh.

Menyeimbangkan keyakinan dan kerendahan hati

Jangan terlalu percaya diri karena dapat menimbulkan kesan negatif. Ketika pembicaraan terlalu terpusat pada diri sendiri, rekruter bisa meragukan kemampuan kamu beradaptasi dan bekerja sama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Welcome to the Jungle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X