Bekerja dengan Atasan yang Lebih Muda? Ini 8 Tips yang Bisa Dilakukan agar Pekerjaan Tetap Lancar

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 10:43 WIB
Bekerja sama denan pimpinan yang lebih mudan dan baru itu butuh cara tertentu. (Pejuangkantoran.com/Made with Googel AI)
Bekerja sama denan pimpinan yang lebih mudan dan baru itu butuh cara tertentu. (Pejuangkantoran.com/Made with Googel AI)

Pejuangkantoran.com - Saat ini dinamika di perusahaan dan lembaga sangat cepat, terutama jika dikaitkan dengan transformasi teknologi digital. 

Oleh karena itu, anak-anak muda (terutama Gen Z) yang pada dasarnya jauh lebih tech-savvy dan punya energi yang sangat besar untuk bergerak cepat daripada generasi di atasnya (termasuk Milenial), membuat mereka banyak mengisi jabatan-jabatan kunci di struktur perusahaan atau lembaga.

Dan jumlah karyawan baru dengan usia muda seperti ini terus bertambah. Ini membuat karyawan yang lebih lama dan lebih senior harus menghadapi kenyataan dipimpin oleh orang yang lebih muda.

Ini tentu saja bisa membuat perbedaan dalam cara berkomunikasi, nilai-nilai bekerja, hingga pendekatan dalam pengambilan keputusan.

Untuk menjaga kerja sama tetap lancar dan produktif, berikut adalah cara beradaptasi karyawan lama dan lebih senior yang dipimpin oleh generasi muda.

  1. Menerima realita yang ada

Meski generasi Milenial saat ini menempati banyak posisi kepemimpinan, tetapi Gen Z semakin mendominasi dunia kerja.

Kondisi ini sudah menjadi bagian dari keseharian di banyak tempat kerja.

Menerima kenyataan ini lebih awal membantu proses adaptasi berjalan lebih mulus dan kerja tim menjadi lebih solid.

Baca Juga: Meski Kerja Jarak Jauh, Milenial dan Gen Z Harus Tetap Bangun Karier Biar Nggak Stagnan!

  1. Sampaikan pesan dengan jelas dan ringkas

Interaksi di lingkungan kerja saat ini berlangsung dengan cepat melalui platform seperti Slack, WhatsApp, dan Teams.

Lakukan komunikasi yang efektif dengan mengirimkan pesan yang to the point, disertai konteks singkat, lalu diakhiri dengan permintaan atau langkah yang diinginkan.

Penyampaian yang singkat dan jelas lebih mudah dipahami oleh tim lintas generasi.

  1. Gunakan data saat mengemukakan pendapat

Pendapat yang disampaikan dengan dukungan data atau hasil nyata akan lebih mudah diterima.

Gunakan grafik sederhana, hasil survei, atau kutipan pelanggan, yang bisa menjadi alat bantu yang memperkuat argumen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: rediff

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X