4 Cara Karyawan Perempuan Bisa Mendapatkan Gaji Lebih Besar, Tanpa Perlu Mengandalkan Penampilan

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Kamis, 11 September 2025 | 16:00 WIB
Perempuan juga bisa mempunyai value yang tinggi sehingg pantas digaji lebih besar. Berikut yang harus dilakukan. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Perempuan juga bisa mempunyai value yang tinggi sehingg pantas digaji lebih besar. Berikut yang harus dilakukan. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

“Sebagian besar rekan kerja saya di posisi yang sama mendapat Rp10 juta lebih tinggi. Apakah ada catatan kinerja saya yang perlu diperbaiki atau kita bisa menyesuaikan gaji?”

Argumen yang kamu berikan ini akan sulit dibantah.

  1. Jangan takut pindah kerja

Setia pada satu perusahaan sampai pensiun sudah jarang terjadi. Faktanya, banyak perusahaan sekarang lebih mementingkan keuntungan ketimbang karyawan.

Kalau kamu hanya bertahan, kemungkinan kenaikan gaji tahunannya kecil, mungkin hanya 2% – 3%.

Sebaliknya, mereka yang berani pindah kerja, disebut juga dengan job hopper, bisa mendapat kenaikan hingga puluhan persen dalam beberapa tahun.

Selain itu, pengalaman kamu juga semakin kaya karena kamu terbiasa menghadapi tantangan baru di berbagai tempat.

Jadi, kalau kesempatan lebih baik datang, jangan merasa bersalah untuk mengambilnya.

Baca Juga: Bagi Pekerja Perempuan, “Kesejahteraan” di Tempat Kerja Bukan Soal Tunjangan Saja. Apa yang lebih Penting?

  1. Bangun koneksi dengan sesama perempuan

Satu hal penting yang sering dilupakan, yaitu dukungan antarperempuan.

Penelitian Harvard Business Review menunjukkan bahwa perempuan yang punya jaringan dekat dengan rekan kerja perempuan yang sukses, lebih mungkin naik gaji dan mendapat posisi kepemimpinan.

Artinya, jangan jalan sendiri. Ikut komunitas, jalin relasi dengan kolega perempuan lain, dan saling berbagi pengalaman.

Semakin kuat dukungan kamu, semakin besar peluang kamu berkembang.

Jadi, mendapatkan gaji lebih besar bukan soal tampil cantik atau “beruntung” punya atasan yang baik. Ada strategi nyata yang bisa dipelajari.

Dengan kepercayaan diri dan langkah yang tepat, kamu bisa menunjukkan bahwa perempuan memiliki nilai yang dapat diukur dari kompetensi, bukan penampilan. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Your Tango

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X