Pejuangkantoran.com - Kantor tanpa kertas sudah jadi mimpi sejak lama. Saat komputer mulai banyak digunakan di era 1980-an, orang percaya penggunaan kertas akan berkurang drastis.
Data bisa disimpan digital, kebutuhan akan kertas bisa dikurangi, sehingga tidak perlu lagi menebang banyak pohon. Namun, kenyataannya konsumsi kertas justru meningkat sekitar 50% sejak 1980.
Meskipun begitu, mimpi kantor tanpa kertas belum benar-benar hilang.
Dengan bantuan teknologi, kepedulian pada lingkungan, dan keinginan untuk kerja lebih efisien, kamu tetap bisa ikut mengurangi penggunaan kertas di tempat kerja.
Fokusnya bukan harus nol kertas sama sekali, tetapi sejauh mana kamu bisa menguranginya sedikit demi sedikit.
Semakin konsisten kamu melakukannya, semakin besar dampaknya.
Cara mengurangi penggunaan kertas di kantor
Ada banyak cara mudah yang bisa kamu lakukan agar kantor lebih ramah lingkungan.
Mulai dari berbagi dokumen lewat Google Drive atau OneDrive hingga revisi bersama rekan kerja tanpa harus cetak berlembar-lembar kertas.
Selain proses revisi jadi lebih cepat, semua orang bisa lihat perubahan secara real-time, dan risiko salah versi dokumen bisa dihindari.
Slip gaji pun tidak harus dicetak. Perusahaan dapat mengirimnya melalui email atau mengunggah di sistem penyimpanan yang aman.
Kamu tetap bisa akses kapan saja, bahkan di ponsel, tanpa takut slip hilang.
Jika perlu tanda tangan, kamu bisa pakai tanda tangan digital. Ada banyak layanan seperti Adobe Sign atau DocuSign yang bantu proses tanda tangan cepat, efisien, dan tetap aman.
Artikel Terkait
3 Cara Transfer Chat History dari Whatsapp ke Perangkat Baru Tanpa Cloud Backup
Ikuti 5 Tips Menyimpan Data & File Yang Aman Di Cloud Storage, Hidupmu Akan Nyaman
Kamu Wajib Punya Keterampilan Dalam Literasi Data. Apa Manfaat Data Dalam Bisnis Saat ini?
Cara Mencegah Potensi Penyusupan Google Dorking yang Berisiko Menimbulkan Pencurian Data Pribadi
Talenta Digital Jadi Rebutan, Ini Profesi yang Paling Dibutuhkan di Indonesia Saat Ini
Berprestasi di Kantor Boleh, tapi Jangan Sampai Jadi Overachiever. Bikin Kamu Capek Sendiri!