Kamu bisa tanda tangan langsung dari laptop atau bahkan ponsel, tanpa harus cetak, tanda tangan manual, lalu memindai lagi.
Penyimpanan cloud juga bisa jadi solusi penting.
Dengan mengunggah dokumen ke cloud, kamu bisa akses kapan saja dan di mana saja, tanpa harus mencari-cari map di lemari arsip.
Kantor jadi lebih rapi, hemat ruang, dan kamu tidak boros kertas.
Jika kamu kerja sama dengan vendor atau pemasok, kamu juga bisa kasih insentif supaya mereka mengirim dokumen dalam bentuk digital.
Cara ini menghemat biaya, mengurangi kertas, dan membuat proses kerja sama jadi lebih cepat karena dokumen bisa langsung diterima tanpa menunggu kiriman fisik.
Penggunaan kertas masih penting?
Tentu ada beberapa hal yang tetap butuh kertas. Contohnya, sertifikat keselamatan yang harus dipajang atau formulir pajak yang harus diisi manual.
Bahkan untuk beberapa urusan hukum, dokumen fisik masih menjadi syarat.
Namun, yang penting adalah biasakan untuk berhenti sebentar sebelum mencetak. Tanyakan ke diri kamu, apakah benar-benar perlu dicetak atau bisa disimpan digital.
Kebiasaan kecil ini bisa memberi dampak besar, kalau dilakukan terus-menerus.
Bayangkan kalau semua orang di kantor melakukan hal yang sama, berapa banyak kertas yang bisa dihemat setiap bulan.
Kamu mungkin belum bisa sepenuhnya bebas kertas, tetapi setidaknya sudah selangkah lebih dekat ke sana. ***
Artikel Terkait
3 Cara Transfer Chat History dari Whatsapp ke Perangkat Baru Tanpa Cloud Backup
Ikuti 5 Tips Menyimpan Data & File Yang Aman Di Cloud Storage, Hidupmu Akan Nyaman
Kamu Wajib Punya Keterampilan Dalam Literasi Data. Apa Manfaat Data Dalam Bisnis Saat ini?
Cara Mencegah Potensi Penyusupan Google Dorking yang Berisiko Menimbulkan Pencurian Data Pribadi
Talenta Digital Jadi Rebutan, Ini Profesi yang Paling Dibutuhkan di Indonesia Saat Ini
Berprestasi di Kantor Boleh, tapi Jangan Sampai Jadi Overachiever. Bikin Kamu Capek Sendiri!