- Teliti perusahaan sebelum wawancara
- Cek nama perusahaan di Google, khususnya di tab “News”
- Apakah mereka baru PHK massal? Apakah bisnisnya sedang goyah?
Tips: Kalau ada berita miring, tanyakan langsung saat wawancara. Itu hak kamu, jangan malu.
- Cek ulasan forum lokal
Baca baik-baik. Namun, wajib ingat kalau ulasan positif belum tentu jujur. Bisa saja yang menulis karyawan atas perintah manajemen. Cari pola perilaku, bukan satu-dua komentar ekstrem.
- Pahami proses rekrutmen yang sehat
Kalau perusahaan terlihat berantakan saat wawancara, misalnya jadwal molor, komunikasi tidak jelas, atau HR ghosting, itu bisa jadi tanda bahaya.
- Jangan resign sebelum kontrak tertulis ditandatangani
Pesan verbal “kamu kita terima, ya” tidak bisa menjadi jaminan. Bukti yang sah adalah dokumen tertulis dan ditandatangani.
- Jangan berhenti melamar sampai gaji pertama cair
Baca Juga: Do and Dont's Pilih Busana untuk Interview, Wajib Perhatikan Tips-nya Biar Sukses Diterima Kerja
Banyak orang berhenti cari kerja setelah “diterima”, lalu zonk. Jadi, kamu harus tetap waspada sampai hari pertama kerja resmi.
Intinya, meski mendapat tawaran kerja menyenangkan, tetapi jangan langsung baper lalu berhenti berpikir logis. Perlakukan diri kamu seperti investor karier agar berhati-hati sebelum berkomitmen.
Kalau tawaran kerja dicabut, kamu tentu saja boleh bersedih, tetapi jangan sampai down. Anggap saja ini bukan milik kamu sejak awal. Lebih baik kamu belajar dari pengalaman dan tetap jaga posisi sebagai kandidat yang berharga.***
Artikel Terkait
Program Travel dan Resto Accor Plus Membuka Lowongan Kerja Fairmont Gold Manager
Apa Itu Job Hugging, Fenomena Baru di Kalangan Pekerja: Bertahan Daripada Nggak Kerja
Saat Ini Bursa Kerja Sedang Penuh Tantangan, tapi Perjuangan Kamu Bisa Dimulai dari Sini