Pejuangkantoran.com – Menjadi salah satu yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah bukan hal yang mudah untuk dihadapi. Apalagi jika kamu adalah satu-satunya tulang punggung keluarga.
Dampak mental karena terkena PHK sering kali lebih berat daripada aspek finansialnya. Banyak yang kemudian merasa kehilangan arah, identitas, bahkan harga diri setelah kehilangan pekerjaan.
Tapi kabar baiknya, ada langkah-langkah nyata untuk menjaga dan memulihkan kesehatan mental bagi pekerja yang terkena PHK.
Langkah-langkah ini menurut sejumlah sumber dengan pendekatan psikologi yang sudah teruji, seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan Acceptance and Commitment Therapy (ACT).
CBT bisa membantu seseorang mengenali dan mengubah pola pikir negatif setelah kehilangan pekerjaan. Selain itu banyak digunakan dalam terapi stres akibat PHK dan depresi karena kehilangan disentitas kerja
Sementara ACT menekankan pada penerimaan atas situasi yang tidak bisa diubah (seperti PHK) sambil tetap bergerak menuju hal-hal yang bernilai.
Baca Juga: Anies Baswedan Tanggapi PHK Massal yang Bikin Pekerja Pindah ke Sektor Informal, Ini Sarannya!
Berikut panduan yang bisa kamu ikuti secara bertahap:
- Akui perasaanmu, jangan dipendam
Wajar kalau kamu merasa marah, sedih, kecewa, atau bahkan malu. Jangan menekan perasaan itu. Justru dengan mengakui emosi adalah langkah pertama untuk pulih.
Coba katakan ke diri sendiri:
“Aku sedang kehilangan sesuatu yang penting, tapi aku masih punya kendali atas langkah selanjutnya.”
Kamu boleh:
- Menulis jurnal tentang perasaanmu;
- Bicara dengan pasangan, sahabat, atau keluarga yang bisa dipercaya;
- Hindari menyendiri terlalu lama.
- Tetap menjaga rutinitas harian agar tetap “bermakna”
Setelah PHK, banyak orang kehilangan struktur hari, rutinitas ditinggalkan. Padahal rutinitas membantu otak tetap stabil.
- Tetap bangun dan tidur di jam yang sama;
- Olahraga ringan (jalan kaki, peregangan, atau yoga);
- Atur waktu “kerja pribadi” (misalnya belajar skill baru atau memperbarui CV);
- Jangan lupa waktu santai: baca buku, nonton, atau mendengarkan music.
Cobalah membuat “jadwal baru tanpa kantor”, agar hidup kamu tetap punya arah.
Baca Juga: Cara Memperbarui CV sesuai Standar 2025 untuk Melamar Pekerjaan Baru setelah Terkena PHK
- Tetap terhubung dengan orang lain
Kesendirian memperkuat stres dan rasa tidak berdaya. Usahakan untuk tetap bersosialisasi, meski hanya online.
Artikel Terkait
2 Langkah untuk Mulai Menabung Dana Darurat, Mulai Saja Sedikit-sedikit tetapi Konsisten
Saat Terkena PHK Atau Kondisi Darurat Lain, Dana Darurat Menjadi Penting. Begini Cara Membangun Dana Darurat!
Apa Itu Voluntary Lay Off? Harus Gimana? Jangan Panik Baca Dulu Penjelasannya di Sini!
Selamat dari PHK Juga Bisa Mengganggu Psikologis Karyawan, Ini Langkah yang Bisa Diambil Pimpinan
8 Cara Menyisihkan Uang untuk Dana Darurat, Biar Kamu Tenang Mau Resign Kapan Saja
Setiap tahun, Ada 10,7 Juta Orang Indonesia yang Butuh Pekerjaan, Tidak Termasuk yang Kena PHK