Karyawan yang aktif dan inisiatif biasanya lebih dihargai, dan lebih “diselamatkan” saat ada opsi PHK.
- Terus belajar dan adaptif
Teknologi dan dunia kerja cepat berubah. Belajar skill baru, ikuti tren industri, atau ambil kursus online. Dengan begitu, kamu tetap relevan dan punya nilai lebih.
- Siapkan rencana cadangan
Selain tabungan, kamu sebaiknya buat juga skenario darurat. Misalnya:
- Punya daftar kontak teman yang bisa dihubungi kalau butuh pekerjaan baru;
- Mulai usaha kecil atau freelance sampingan;
- Jual barang yang tidak terpakai;
- Pertimbangkan tinggal sementara dengan keluarga kalau keadaan mendesak.
Baca Juga: Anies Baswedan Tanggapi PHK Massal yang Bikin Pekerja Pindah ke Sektor Informal, Ini Sarannya!
PHK bukan akhir dunia
Seperti kata konsultan burnout Emily Ballesteros, “Sebagian besar profesional pernah dipecat atau menganggur. Itu bukan aib. Namun, yang penting adalah bagaimana kita bangkit lagi.”
Jadi, daripada terus-terusan cemas, lebih baik ambil langkah nyata. Khawatir tidak mengubah masa depan, tetapi persiapanlah yang membuat kamu lebih kuat. ***
Artikel Terkait
Apa Itu Voluntary Lay Off? Harus Gimana? Jangan Panik Baca Dulu Penjelasannya di Sini!
7 Pencapaian di Usia 40 Tahun, Salah Satunya Sudah Punya Circle yang Tetap. Kamu Setuju?
Ingin Sukses Banting Setir untuk Urusan Karir di Usia 30? Bisa Saja asal Perhatikan 7 Hal Ini!
8 Fakta Dunia Kerja yang Perlu Kamu Ketahui Ini Jarang Dibicarakan Atasan, Termasuk soal PHK dan Promosi!
Cara Memperbarui CV sesuai Standar 2025 untuk Melamar Pekerjaan Baru setelah Terkena PHK
Terkena PHK Memang Berat, Namun 6 Langkah Ini Bisa Membuatmu Lebih Pulih Secara Mental!