PejuangKantoran.com - Canva baru saja meluncurkan inovasi terbesar sejak perusahaan ini berdiri. Co-founder sekaligus Chief Product Officer Canva, Cameron Adams, menyebutnya sebagai “Creative Operating System” atau “Sistem Operasi Kreatif.”
Dalam peluncuran yang disiarkan langsung dari Sydney dan ditonton lebih dari enam juta orang di seluruh dunia, Adams menjelaskan bahwa pembaruan besar ini akan mengubah cara orang memandang Canva.
Menurutnya, sistem baru ini akan membuat proses pembuatan konten jadi pengalaman menyeluruh karena mulai dari ide awal hingga hasil akhir, semuanya didukung kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Grammarly Ganti Nama Jadi Superhuman, Era Baru Asisten AI yang Lebih Cerdas dan Terhubung
Canva, yang awalnya dikenal sebagai platform desain sederhana dengan antarmuka drag-and-drop, kini sudah berkembang pesat. Platform ini digunakan oleh lebih dari 260 juta pengguna aktif bulanan di 190 negara, termasuk 29 juta pengguna berbayar.
Nilai perusahaan juga terus meningkat, kini mencapai $42 miliar dengan pendapatan tahunan sekitar $3,5 miliar.
Tidak hanya untuk bisnis, Canva juga banyak digunakan di dunia pendidikan dan sektor sosial. Lebih dari 100 juta guru dan siswa serta 850 ribu organisasi nirlaba mengandalkan Canva untuk membuat materi pembelajaran, kampanye, dan komunikasi visual.
3 lapisan yang membangun “Sistem Operasi Kreatif”
Inovasi baru Canva dibangun dalam tiga lapisan utama yang saling terhubung:
1. Visual suite. Ini adalah kanvas serbaguna tempat pengguna bisa membuat berbagai jenis konten, mulai dari presentasi, video, dokumen, hingga situs web, formulir, dan bahkan email.
2. Canva AI. Lapisan kecerdasan buatan yang memahami desain lebih dalam, bukan hanya sekadar gambar atau teks. Canva AI bisa membantu pengguna menyusun layout, menulis teks, atau bahkan membuat desain sesuai gaya merek.
3. Platform layer. Lapisan paling dasar yang menjadi infrastruktur Canva. Di sini terdapat sistem merek, integrasi data, dan alat untuk membantu pemasar mengukur serta mengembangkan kampanye mereka dengan cepat.
Struktur tiga lapisan ini menggambarkan ambisi Canva untuk menjadi lebih dari sekadar alat desain. Canva AI dirancang sebagai platform kerja kreatif yang lengkap, tempat tim bisa berkolaborasi, membuat, dan mempublikasikan konten dalam satu alur kerja terpadu.
Mengapa langkah ini penting?
Artikel Terkait
Ambersof (PT Amber Solusi Internasional) Buka Lowongan Kerja Fresh Graduate Business Analyst
Mutual Respect Adalah Etika Saling Menghormati. Begini 5 Cara Menerapkan Dalam Lingkungan Kantor
Mengapa Media Asing Bilang IKN Berpotensi Menjadi Kota Hantu? Ini Kata Kepala Otorita IKN
Sebelum Melamar Kerja, Pastikan Jejak Digital Kamu Aman! Ini Caranya Cek Diri di Google
Canva Level Up! Sekarang Kamu Bisa Bikin Email, Video, dan Desain Interaktif Sekaligus di Aplikasi Ini
97 Persen Manajer Pakai AI untuk Membuat Materi Pelatihan. Berapa yang Pakai AI buat Tentukan Gaji?
Jumlah Pekerja Sektor Informal Meningkat, Ini Langkah Menko PM untuk Kurangi Beban Biaya Hidup