PejuangKantoran.com - Banyak dari kita yang berpikir bahwa data entry adalah pekerjaan entry level, yang dulu identik dengan mengetik data angka atau teks berulang-ulang di depan komputer.
Faktanya, di tahun 2025 ini skill data entry justru semakin penting, bahkan menjadi salah satu fondasi utama di dunia kerja digital yang serba berbasis data.
Saat ini hampir semua perusahaan bergantung pada data untuk menjalankan bisnisnya. Dari startup teknologi, rumah sakit, hingga lembaga pemerintahan, semua membutuhkan data yang akurat, rapi, dan mudah diakses. Nah, di sinilah penguasaan data entry menjadi sangat vital.
Baca Juga: Apa Itu Data Entry, yang Sedang Jadi Posisi yang Dicari Pemula atau Pencari Pekerjaan Tambahan
Bagi perusahaan, memiliki karyawan yang paham data entry berpotensi membuat produktivitas meningkat, pekerjaan lebih efisien, dan komunikasi antartim berjalan lancar.
Sedangkan bagi karyawan, kemampuan ini bisa membuka banyak peluang, mulai kesempatan kerja yang lebih luas, keamanan karier yang lebih tinggi, hingga peluang kerja jarak jauh dengan gaji kompetitif.
Peluang karier dan gaji di bidang data entry
Kalau kamu tertarik untuk menekuni bidang ini secara langsung, profesi Data Entry Clerk atau Data Entry Specialist bisa jadi pilihan awal yang solid. Tugasnya meliputi pemeliharaan sistem database dan pengarsipan digital dengan gaji rata-rata Rp3 juta-Rp5 juta sebulan.
Namun, skill data entry juga sangat dibutuhkan di berbagai posisi di bidang teknologi lainnya. Jadi, bukan hanya pekerjaan yang fokus pada input data. Misalnya:
Software Engineer, dengan gaji rata-rata Rp 7-12 juta (entry level)
Data Scientist, dengan gaji rata-rata Rp 7-11 juta (entry level)
Cybersecurity, dengan gaji rata-rata Rp 5-8 juta (entry level)
Product Manager, dengan gaji rata-rata Rp 11-18 juta
Baca Juga: Skills untuk Jadi Data Entry Specialist Nggak Cuma Menguasai Spreadsheet, tapi Juga Soft Skills
Jadi, meski kamu tidak bekerja sebagai data entry specialist, kemampuan ini tetap menjadi nilai tambah besar di perusahaan teknologi yang kompetitif.
Bagaimana memakai keterampilan data entry di dunia kerja?
Setiap posisi di bidang teknologi ternyata punya cara sendiri dalam memanfaatkan kemampuan data entry, misalnya:
• Software Engineer menggunakan keterampilan data entry untuk menulis kode, mengomunikasikan hasil kerja ke tim, dan menjaga efisiensi agar minim kesalahan.
Artikel Terkait
Masih Dibanding-bandingkan dengan Suzzanna, Luna Maya Tegaskan: Ini Bukan Lomba Mirip-Miripan!
Kerja Remote Ternyata Nggak Selalu Menarik, Pekerja Muda Justru Lebih Pilih Sistem Hybrid!
AI Ternyata Tidak Netral, dan Justru Bisa Memperparah Penyimpangan Karyawan di Tempat Kerja
Apa Fase Terkeras dalam Budaya Kerja Menurut Chief Evangelist Canva? Bagaimana Cara Meningkatkan Keterampilannya?
Yang Pengalaman Jadi Product Developer, Ada Lowongan Product Development Supervisor di Super Indo!
Ketika Menghadapi Tekanan Pekerjaan di Lingkungan Kantor, Terapkan Emotional Resilience !
7 Cara Bagaimana Budaya Kerja Jepang yang Terkenal Efisien Diadaptasi untuk Indonesia