Pejuangkantoran.com – Ketika kamu bekerja dalam sebuah team work atau kerja tim, salah satu tantangan yang mesti kamu hadapi adalah bekerja sama dengan orang lain yang selevel. Misal, kalau kamu seorang live host streaming, tentu kamu harus bekerja sama dengan videographer, make up artist, pengarah gaya, dan sebagainya.
Mengapa disebut sebagai tantangan? Ini karena hubungan kerja seperti ini selain membutuhkan kejasama, juga memerlukan pengaruh dan koordinasi tanpa jabatan karena kamu selevel dengan partner kerja kamu.
Ini yang dinamakan managing across. Ini adalah konsep manajemen yang merujuk pada kemampuan mengelola hubungan kerja secara horizontal.
Konsep ini menjadi penting karena organisasi modern sering berbentuk matrix organization, di mana pekerjaan melibatkan banyak tim lintas fungsi (misalnya: marketing, IT, keuangan, operasional).
Secara teori, managing across adalah bagian dari empat dimensi menajemen (Four Dimensions of Management) yang dikenalkan oleh Julian Brikinshaw dalam buknya, Reinventing Management (2010).
Empat dimensi itu adalah managing across (terkait dengan aktivitas organisasi), managing down (terkait dengan keputusan), managing objectives, dan managing individual motivation.
Artinya, managing across itu bisa diartikan sebagai koordinasi aktivitas antar bagian organisasi yang tidak berada dalam hubungan hierarki langsung.
Managing across ini menjadi penting. Selain bahwa organisaso modern saat ini memakai matrix organization/structure, juga karena organisasi saat ini semakin flat, banyak pekerjaan berbasis tim proyek, dan keputusan sering memerlukan kolaborasi lintas unit.
Agar managing across ini berjalan efektif, ada sejumlah hal praktis yang bisa kamu terapkan untuk itu, yaitu:
Baca Juga: 8 Tips Praktis Sehari-hari Agar Managing Up Kepada Atasan Kamu Efektif dan Lancar
- Membangun hubungan kerja lebih dulu (relationship before task)
Dalam managing scross, hubungan personal sering lebih penting daripada jabatan. Oleh karena itu kamu harus mengenal orang di tim lain, memahami peran dan tekanan kerja mereka, serta bangun komunikasi informal.
Ketika akrab, secara alami orang lebih mudah membantu.
- Pahami kepentingan tim lain
Wajib memahami kepentingan tim dan big no no hanya fokus pada kebutuhan sendiri. Untuk itu, kamu bisa mencari tahu KPI atau target tim lain dan menghubungkan permintaanmu dengan KPI/target mereka.
- Gunakan pendekatan persuasi, bukan perintah
Dalam managing cross kamu tidak punya wewenang formal, jangan sok bossy. Lakukan dengan pendekatan yang argumentatif logis, manfaat bersama, dan komunikasi persuasive.
Artikel Terkait
10 Istilah Dunia Kerja yang Tak Dipahami Karyawan Gen Z, 'KPI' Nomor 1 yang Dicari di Google
Pemimpin Wajib Pahami The Big Five Personality Anggota Timnya Supaya Sukses Dalam Kerja Tim
Seorang Manajer Wajib Memahami 10 Tipe Kepribadian Karyawan Ini Agar Kerja Tim Menjadi Efektif
11 Office Skills yang Dibutuhkan Oleh Posisi Mid Management Agar Kerja Tim Optimal
6 Cara Mengarahkan Si Manipulatif Menjadi Negosiatif Supaya Kerja Tim Optimal
Perilaku Kecil Seperti Menyela Pembicaraan Orang Lain Bisa Berdampak Buruk pada Hubungan Kerja Lho!