• Fokus mengembangkan manusia. Pemimpin itu memberdayakan timnya dengan mendelegasikan tugas, termasuk tanggung jawab buat mengambil keputusan. Delegasi yang pas bikin timmu makin jago karena mereka belajar lewat tantangan kerja yang ada.
• Rutin ngobrol (check-in). Ini membantu tim untuk memperbaiki cara kerja dan melihat apa yang sudah baik. Pastikan komunikasi tetap dua arah, dengan mengajak mereka untuk tanya-tanya atau ngasih masukan.
Karyawan harus merasa didukung sekaligus ditantang, karena mereka tahu pemimpinnya bakal selalu mendukung mereka, dan merayakan kesuksesan bareng nantinya.
Sekali lagi, belajar jadi pemimpin itu butuh waktu. Tapi ketika sudah bisa melihat perbedaan hasil antara gaya kepemimpinan bos dan leader, kamu akan lebih happy karena tahu mana yang lebih berarti buat kamu dan anggota tim.
Artikel Terkait
Strategi untuk Mencegah Kebiasaan Kerja sampai Weekend, Buruan Tutup Laptop saat Jumat Sore!
Minum Diet Soda Setiap Hari, Aman atau Perlu Dibatasi? Cek Faktanya
Nekad! Sidharta Tata Pilih Lokasi di Gang Sempit untuk Adegan Fighting di Film 'Ikatan Darah'
8 Langkah Wajib Dilakukan Untuk Menghadapi & Merespon Pelanggaran Prinsip Ruang Aman Bagi Perempuan di Kantor
Boleh Nggak Sih, Ngerekam Orang di Tempat Umum buat Konten Medsos tanpa Setahu Mereka?
Jangan Remehkan Minum atau Hidrasi Saat Berlari, Dampaknya Pada Performa Larimu Siginifikan!
Cermati, Sebagai Pekerja Project-Based Status Kamu Bisa PKWT atau Freelance Tergantung Dari Sejumlah Hal Ini