Alasannya adalah karena sebagai seseorang yang baru memulai karir, jabatanmu mungkin tidak terlalu mengesankan dan mungkin membuat orang yang mendengarnya langsung berasumsi kamu memiliki pengalaman yang kurang.
Jadi, sebaiknya berikan jabatan umum dan tidak perlu spesifik, jika tidak ditanya lebih lanjut. Daripada memperkenalkan diri Anda sebagai “asisten editorial”, lebih baik mengatakan kamu adalah “anggota tim editorial”.
Baca Juga: Survei: 64% Orang Indonesia Punya Wearable Gadget, dari Smartwatch, Smartglasses, dan Lainnya
“Saya harus tanya dulu ke atasan saya”
Terlepas dari jabatanmu di tempat kerja, akan ada keputusan yang tidak dapat kamu ambil secara sepihak. Meskipun ini sepenuhnya normal dan diharapkan, kamu tidak perlu terlalu memberitahukannya.
Sebaliknya, Adrian merekomendasikan untuk membuat dirimu terdengar seperti “kolaborator yang bijaksana” daripada bawahan seseorang.
Misalnya, kamu dapat mengatakan sesuatu seperti, “Rencana ini kedengarannya bagus. Saya akan mencoba menjalankannya bersama tim sebelum melanjutkannya.”
Dengan mengatakan kalimat tersebut, kamu menjadi terlihat lebih profesional, bisa mengambil keputusan, dan tidak terlalu bergantung pada atasan. (Elga Windasari)