Saat sudah bisa berkomunikasi secara langsung, ajukan pertanyaan sebenarnya melalui telepon sehingga kamu dapat menjelaskan situasi dan perasaanmu dengan lebih terbuka.
Baca Juga: Contoh Bahasa Defensif yang Perlu Dihindari Saat Menghadapi Pelanggan atau Klien yang Marah
Kathryn mengatakan untuk fokus pada alasan kamu mengapa ingin keluar dari perusahaan yang sekarang, terutama jika kamu bisa menjelaskan secara spesifik apa yang tidak bisa diberikan oleh perusahaan lama.
Jujurlah bahwa peluang yang diberikan kepadamu bukanlah hal yang sungguh-sungguh kamu inginkan dalam pekerjaan baru tersebut.
Tips sebelum kembali ke pekerjaan lama
Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan saat kamu ingin kembali ke kantor lama.
1. Beri dirimu waktu yang cukup
Sebelum memutuskan untuk kembali ke pekerjaan sebelumnya, beri kesempatan untuk lebih mengenal pekerjaan barumu. Mungkin kamu perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan rekan kerja, atasan, dan kebijakan yang baru.
2. Jelaskan apa saja yang telah kamu pelajari
Perusahaan lama mungkin akan mempekerjakanmu kembali jika kamu telah mengembangkan keterampilan dan pengalaman baru.
Jelaskan apa yang telah kamu pelajari sejak resign, dan bagaimana dapat menggunakan pengalaman barumu untuk mendukung misi perusahaan. Misalnya, pengalaman memimpin tim yang lebih besar untuk mengawasi proyek yang baru.
3. Buktikan komitmenmu
Meskipun perusahaan mungkin khawatir untuk mempekerjakan seseorang yang sudah memutuskan resign sebelumnya, kamu dapat meyakinkan mereka dengan membuktikan komitmenmu.
Cobalah jujur tentang tujuan karirmu, dan apakah kamu berencana untuk bertahan di perusahaan tersebut untuk jangka panjang. Kamu juga dapat menjelaskan semangatmu menggunakan keterampilan baru untuk membantu perusahaan mencapai tujuannya.
Baca Juga: Daripada Bilang 'Saya Tidak Bisa' pada Bos, Lebih Baik Sampaikan dengan Bahasa Korporat Seperti Ini