Kepercayaan dalam sebuah tim tidak hanya mendorong kesejahteraan karyawan, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan kolaborasi di antara rekan kerja.
4. Merasa aman
Agar dapat belajar dan berkembang, karyawan harus merasa aman dan mampu mengambil risiko tanpa takut akan konsekuensi negatif yang akan diterimanya.
Baca Juga: Tanggapi Peningkatan Kasus Pneumonia di China, Kemenkes Mulai Keluarkan Surat Edaran
Karyawan yang merasa aman secara psikologis lebih mungkin untuk berkembang, berkolaborasi, dan berkontribusi pada kesuksesan organisasi.
Menciptakan lingkungan yang membuat anggota tim bisa berbagi ide dan berani mengambil risiko adalah hal yang penting untuk kesuksesan jangka panjang tim.
5. Mau berbagi informasi
Menggabungkan pengetahuan dari pengalaman yang luas akan menciptakan budaya yang membuat karyawan didorong untuk menjadi kreatif dan adaptif.
Misalnya, mereka mungkin lebih mudah menerima umpan balik yang konstruktif atau mengadaptasi alat dan teknologi baru ke dalam alur kerjanya untuk memaksimalkan produktivitas.
6. Mencari pendapat yang beragam
Tim yang berkinerja tinggi mengintegrasikan berbagai macam sudut pandang. Tim yang memiliki kemampuan menyeluruh mengundang berbagai perspektif, pengalaman hidup, dan keahlian ke dalam diskusi ketika memecahkan masalah atau menetapkan tujuan.
7. Mampu mengelola situasi yang penuh tekanan
Tim yang sehat menyadari bahwa stres dapat menghambat produktivitas jangka panjang. Jika tidak terkendali, stres dapat menghambat komunikasi yang efektif dan menghalangi tim untuk mencapai tujuan.
Untuk itu, dalam situasi penuh tekanan team leader harus mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi karyawan. Beri waktu pada anggota tim untuk menenangkan diri dan menjernihkan pikiran.