4. Kamu adalah manajer proyek secara de facto
Jika ada proyek baru yang merupakan ide brilian darimu dan kamu 100% berinvestasi di dalamnya, kamu akan sibuk selama selama berjam-jam dalam seminggu.
Jika proyek berlangsung berbulan-bulan, efek gabungan dari fokus yang salah bisa sulit diatasi.
Baca Juga: Jika Ingin Cepat Naik Jabatan, Cobalah Mulai Membuat Individual Development Plan. Apa Itu?
5. Mengurusi manajemen sangat menguras tenaga
Periksa kondisi cash flow milikmu, apakah ada faktur yang terlambat dan pembayaran tagihan yang terlewat yang sering terjadi? Itu adalah tanda kamu butuh asisten untuk membantu menyelesaikan sebagian tugasmu.
Asisten yang terampil dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas seseorang, dan memungkinkan siapa pun dengan pekerjaan administratif yang tinggi untuk menginvestasikan waktu dengan lebih baik.
Selain tetap memantau email, kalender, laporan perjalanan dan pengeluaran, asisten juga bisa mengelola kalender media sosial, membuat materi orientasi, membuat laporan keuangan, serta menangani faktur, piutang, dan pembukuan.
Fungsi mereka yang beragam tidak hanya meningkatkan hasil kerja manajer, tetapi juga tim pemasaran, SDM, dan keuangan. Pada akhirnya, asisten atau sekretaris bisa menjadi aset yang bernilai bagi kamu dan perusahaan. (Elga Windasari)