kubikel

Kisah Vanessa Cuddeford, News Anchor Profesional yang Kena Serangan Panik saat Live di TV: Berakhir Jadi Membantu Orang-orang yang Punya Masalah Sama

Selasa, 23 Januari 2024 | 18:10 WIB
Ilustrasi mesin pembaca berita (Pixabay.com)

PejuangKantoran.com - 'Saya sedang mewawancarai Vince Cable,' kenang Vanessa Cuddeford seorang pembaca berita profesional.

'Saya merasa seperti tersedak, wajah saya semakin merah dan saya tidak bisa bernapas. Saya mulai batuk dan tidak bisa berhenti.'

Tak dimungkiri, bahkan seorang profesional pun bisa saja kena serangan panik. Meskipun seorang profesional berpengalaman dan pernah bekerja untuk NBC News dan BBC, Vanessa mengalami serangan panik saat tengah bekerja di televisi nasional.

Baca Juga: Belajar dari Filosofi Tiongkok, Prabowo: “Ada Saatnya Anda Tidak Bisa Melawan Alam”

“Saya memiliki ribuan jam pengalaman siaran langsung TV,” Vanessa, 44, mengatakan kepada  'Tetapi saya tiba-tiba dilanda kecemasan dan serangan panik setiap kali saya hendak mengudara.'

Setelah lulus dari Universitas Oxford pada tahun 2002, Vanessa belajar jurnalisme dan menjadi reporter televisi. Pada tahun 2009, dia ditawari pekerjaan sebagai pembawa berita utama untuk ITV di West Country.

'Saya berhasil mencapai jenjang karier yang tinggi, menjadi produser, kemudian menjadi reporter di berita lokal, lalu menjadi pembawa berita,' katanya.

'Saya terbiasa menyajikan berita, mewawancarai selebriti seperti David Furnish dan Russell Crowe, serta politisi seperti Yvette Cooper dan Ed Balls .'

Namun pada tahun 2011, Vanessa mulai berjuang melawan serangan panik dan kecemasan di tempat kerja.

 

“Jika ditilik ke belakang, hal ini tidak terjadi secara tiba-tiba,” katanya.

Baca Juga: Pelajaran Berharga yang Diperoleh Prabowo dari Cara Berpolitiknya Tahun 2014 dan 2019

'Segala sesuatunya menjadi lebih rumit dengan rumor pemutusan hubungan kerja di stasiun. Tiba-tiba aku merasa semua orang menghakimiku, pekerjaanku dipertaruhkan, dan saat itulah rasa cemasku mulai meningkat.'

"Kemudian saya mengalami serangan batuk yang aneh saat siaran langsung. Seorang rekan kerja harus mengambil alih posisi saya karena saya tidak dapat menyelesaikan wawancara. Saya merasa malu."

Halaman:

Tags

Terkini