kubikel

Tugas dan Tanggung Jawab Compliance Officer, dan Skills yang Dibutuhkan untuk Menerapkan Kepatuhan

Kamis, 4 April 2024 | 21:06 WIB
Ilustrasi: Pada dasarnya tugas Compliance Officer memastikan perusahaan beroperasi dengan kepatuhan penuh terhadap peraturan hukum dan pedoman khusus industri. (Freepik)

PejuangKantoran.comCompliance atau kepatuhan adalah proses pemantauan sistem, kebijakan, dan prosedur organisasi untuk memastikan semua karyawan mematuhi undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan akreditasi, dan kode etik dalam menjalankan bisnisnya.

Di perusahaan, manajemen kepatuhan dijalankan oleh Compliance Officer atau Staf Bagian Kepatuhan. Tugas Compliance Officer memastikan perusahaan dan organisasi beroperasi dengan kepatuhan penuh terhadap peraturan hukum dan pedoman khusus industri.

Baca Juga: Mengapa Perusahaan Perlu Memiliki Divisi Compliance, Betulkah Membuat Pelanggan Lebih Percaya?

Mereka juga memantau kebijakan dan peraturan internal. Jika terjadi risiko atau pelanggaran peraturan, Staf Bagian Kepatuhan akan menangani masalah tersebut dan mencari solusinya.

Mereka memantau prosedur perusahaan untuk menemukan dan memitigasi area risiko, dan secara rutin memberikan panduan kepada manajer dan karyawan lain tentang hal-hal yang terkait dengan kepatuhan.

Staf Kepatuhan umumnya bekerja sama dengan departemen hukum, keuangan, dan departemen lain untuk membuat dan menerapkan program kepatuhan, guna memastikan perusahaan beroperasi dengan cara yang bertanggung jawab secara hukum dan etika.

Tugas dan tanggung jawab Compliance Officer

Pada dasarnya tugas-tugas Compliance Officer adalah:

Baca Juga: 4 Contoh Draft Surat Resign Sopan dan Sederhana yang Bisa Kamu Tiru: Cocok Buat yang Mau Resign Usai THR Lebaran

Mengembangkan dan menerapkan kebijakan dan prosedur. Staf Kepatuhan mengembangkan, menerapkan, dan menegakkan prosedur dan kebijakan untuk memastikan kepatuhan organisasi terhadap peraturan industri dan pemerintah. Kemudian mereka menyebarluaskan informasi ini kepada karyawan lain sesuai kebutuhan.

Memantau kepatuhan. Untuk memastikan perusahaan mematuhi pedoman hukum dan etika, staf kepatuhan melakukan audit dan meneliti praktik-praktik kelembagaan.

Mereka melakukan penilaian risiko secara konsisten untuk mengenali area-area di mana perusahaan mungkin rentan terhadap ketidakpatuhan. Setelah itu membuat laporan internal dan eksternal berdasarkan temuan mereka.

Baca Juga: Mau Mudik? Ini Cara Mengatur Uang THR Biar Nggak Mendadak Kere PascaLebaran

Mengidentifikasi potensi risiko. Sebagai bagian dari pemantauan kepatuhan, Staf Kepatuhan mengidentifikasi aktivitas dan praktik yang berisiko melanggar peraturan dan standar industri. Mereka bekerja bersama manajer dan karyawan untuk mengurangi risiko-risiko tersebut.

• Bertindak sebagai penghubung. Staf Compliance berperan sebagai perantara antara perusahaan dan badan pengawas, termasuk badan pengatur dan otoritas pemerintah.

Halaman:

Tags

Terkini