Masalah lain yang sering terjadi ketika meninggalkan pekerjaan yang sudah lama kamu jalani adalah meninggalkan pengakuan profesional —dan validasi ego— yang menyertai posisi kamu.
Akan muncul suatu keraguan terkait dengan identitas kamu sebelumnya sebagai manager, senior manager, atau apapun -jabatan yang kamu capai dengan susah payah.
Sementara itu ketika baru memulai usaha sendiri, kamu tidak akan menyandang jabatan mentereng apapun. Hal ini mungkin terasa seperti sebuah langkah mundur.
Baca Juga: 5 Negara dengan Jam Kerja Terpanjang di Dunia (Untunglah, Indonesia Tidak Termasuk)
Mengenali refleks ego kamu –dan memilih untuk melepaskannya– bisa membantu kamu menjelajahi wilayah yang baru.
Perlu beradaptasi
Bagaimana kamu harus beradaptasi dengan cara-cara baru di kantor yang baru? Bagaimana kamu menjalani kebiasaan-kebiasaan yang baru?
Misalnya, jika kamu sudah bekerja di perusahaan besar untuk jangka waktu yang lama, kamu mungkin bergantung pada sumber daya dan anggaran yang terbatas untuk menyelesaikan sesuatu.
Kalau kamu pindah untuk bergabung dengan organisasi nirlaba yang lebih kecil atau memulai bisnis kamu sendiri, maka kemampuan untuk mengerjakan banyak hal yang berbeda dan banyak akal akan sangat penting.
Mengelola persepsi rekan barumu
Sadari juga bahwa rekan kerja baru kamu mungkin menganggap kamu, atau keahlian kamu, ketinggalan jaman atau sempit. Untuk memitigasi risiko tersebut, pikirkan perilaku yang ingin kamu tekankan.
Baca Juga: Perusahaan Besar Wajibkan Bos-bosnya Bekerja 6 Hari Seminggu untuk Tanamkan Sense of Crisis
Misalnya, kamu akan bersedia mempelajari teknologi atau sistem baru. Atau kamu akan menghindarinya dengan terus-menerus mengacu pada “masa kejayaan kamu”?
Kalau kamu memilih yang kedua, jangan kaget kalau masa jabatanmu di perusahaan yang baru akan berjalan singkat. Selalu pelajari pendekatan baru, dan jangan terikat dengan masa lalu.
Menyeimbangkan emosi yang berlawanan
Ketika meninggalkan perusahaan yang telah kita jalani selama bertahun-tahun, terimalah bahwa emosi kita akan campur-aduk, antara sedih dan excited.