Tentukan jam kerjamu, sesuaikan dengan peraturan kantor, lalu sampaikan kepada atasan dan rekan kerjamu. Diskusikan hal tersebut dengan mereka supaya ada kompromi dan kesepakatan bersama.
Manfaatkan waktu istirahat makan siangmu
Manfaatkan waktu istirahat dan makan siang untuk benar-benar rehat. Selain untuk makan siang dan rehat, waktu ini juga bisa dimanfaatkan untuk bersosialisasi sesuai yang kamu inginkan.
Hal ini dapat membantu produktivitas kerja dan suasana hatimu secara keseluruhan. Selain itu juga dapat membantu cara kamu bereaksi dan stres berkurang, tidak mudah lelah, dan lebih terbuka untuk menerima masukan atau berkolaborasi.
Angkat bicara
Wajib untuk berani angkat bicara ketika ada rekan kerja yang batasan kamu, meskipun itu terasa tidak nyaman. Kuncinya adalah bagaimana cara kamu menyampaikannya.
Biarkan orang lain mengetahui apa masalahnya, betapa hal itu menyakiti atau menyinggung perasaanmu, dan bagaimana kamu ingin melangkah maju.
Apabila kamu berhadapan dengan rekan kerja yang toxic, yang pasif-agresif, atau masalah yang tidak bisa terselesaikan dengan sendirinya, saatnya kamu menghubungi atasanmu.
Bagikan sebanyak mungkin detail tentang insiden dan tanyakan pilihan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.
Sehari-hari, kamu sebenarnya lebih banyak menghabiskan waktu dengan rekan kerja di kantor daripada dengan keluarga di rumah. Oleh karena itu sudah semestinya kamu ingin menciptakan lingkungan kerja di mana kamu dan rekan kerjamu merasa aman dan dihormati.
***