Oleh karena itu sangat penting bagi kamu untuk meluangkan waktu mempelajari deskripsi pekerjaan, meneliti Perusahaan.
Dengan begitu kamu jadi tahu apa yang harus kamu sampaikan dan jelaskan mengapa kamu tertarik dengan peran yang ditawarkan. Serta kamu jadi bisa lebih fokus menyampaikan keahlian apa yang bisa kamu tawarkan yang sesuai dengan peran dan perusahaan.
- Kenali dan pahami pewawancaramu
Pastikan kamu memahami dengan siapa kamu berbicara. Jika kamu berbicara dengan perekrut yang tidak mendalami keterampilan teknis tim yang akan kamu ikuti, fokuskan jawabanmu pada gambaran yang lebih besar.
Namun jika kamu diwawancarai dengan calon atasan, sampaikan jawaban yang sedikit lebih teknis. Namun, jika kamu diwawancarai oleh seorang eksekutif tingkat C sebagai bagian dari tahap akhir, mungkin ada baiknya untuk menyinggung tentang bagaimana kamu dapat membantu mencapai misi keseluruhan perusahaan yang mereka jalankan.
Intinya, sesuaikan jawabanmu terhadap siapa yang mewawancarai, meskipun pertanyaannya kurang lebih sama.
Baca Juga: Jangan Bingung saat Ditanya 'Pencapaian Terbesar Kamu' saat Wawancara Kerja, Ini Cara Menjawabnya!
- Tetaplah profesional
Pertanyaan “Ceritakan tentang diri Anda” ini memiliki makna tersirat bahwa kamu harus menceritakan hanya hal-hal yang relevan dengan peran yang ditawarkan dan perusahaan tersebut, bukan menceritakan hal-hal pribadi.
- Bicaralah dengan penuh semangat
Ketika kamu menyampaikan jawabanmu dengan semangat dan tetap professional (paham betul dengan peran yang ditawarkan dan perusahaan tersebut), maka itu sudah akan membuatmu menonjol di antara kumpulan pelamar dan menjadi orang yang mudah diingat.
Pada dasarnya orang tidak ingin berbicara dengan robot, mereka ingin berbicara dengan manusia. Tunjukkan bahwa kamu kamu benar-benar relate dengan misi dan visi perusahaan serta apa yang ingin dicapai perusahaan melalui peran yang ditawarkan tersebut.
- Jangan bertele-tele
Hindari jawaban yang bertele-tele dan mengulang-ulang jawaban yang sama. Beberapa pelatih dan perekrut akan memberi tahu kamu untuk membatasi waktu hingga 30 detik atau kurang, namun ada juga yang meminta kamu untuk memaparkan dalam waktu satu hingga dua menit.
Manfaatkan waktu itu dengan baik, karena orang cenderung mulai kehilangan semangat setelah 1,5 hingga 2,5 menit berbicara tanpa gangguan. Siapkan dan latih jawaban-jawaban kamu dalam durasi 1 hingga 2 menit maksimal.
Baca Juga: 4 Pertanyaan tentang Kinerja Kamu saat Wawancara Kerja dan Cara Terbaik Menjawabnya
- Berlatihlah, tetapi jangan menghafal
Latihlah jawaban terhadap pertanyaan yang tentang diri kamu ini terlebih dahulu. Kumpulkan bahan-bahannya untuk hal tersebut.
Tidak ada salahnya kamu merekam jawaban-jawaban kamu saat latihan. Setelah satu jam kemudian, dengarkan rekaman jawabanmu tersebut, dan lihat apakah jawabannya terdengar solid dan kredibel.
Atau bisa juga melatih jawaban-jawaban kamu itu di depan orang lain, bisa keluarga atau teman. Mintalah masukan dari mereka dan jadikan itu sebagai bahan untuk meningkatkan kemampuanmu dalam menjawab.