PejuangKantoran.com - Sebagai atasan, kamu mungkin sulit untuk membendung gelombang pengunduran diri karyawan.
Meski begitu, kamu masih dapat melakukan cara-cara untuk mencegah agar karyawan tidak mudah membuat keputusan untuk resign dari pekerjaannya.
Memang, diperlukan kerja keras dan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kondisi kerja di perusahaan. Namun, bukan berarti tak bisa dilakukan.
Baca Juga: UMKM asal 'Kota Pala' Papua Global Spices Sukses Tembus Pasar Internasional berkat Binaan BRI
Cari tahu apa yang bisa dilakukan lebih baik
Biasanya ada lebih dari satu alasan mengapa karyawan mempertimbangkan untuk keluar.
Masalah-masalah ini kemungkinan telah tumbuh untuk menyebabkan situasi yang membuat banyak karyawan ingin resign, bahkan di waktu bersamaan.
Itulah mengapa kamu perlu melakukan diskusi yang jujur dengan semua orang di perusahaan atau paling tidak tim yang kamu pimpin.
Katakan kepada mereka untuk menjawab dengan jujur ketika kamu bertanya apakah mereka senang bekerja di sana. Dengarkan apa pun jawaban mereka karena karyawan pantas didengar.
Dengan mendengarkan anggota tim, kamu akan selangkah lebih dekat untuk memperbaiki masalah yang menyebabkan ketidakpuasan karyawan yang meluas.
Harapannya, ini akan menurunkan tingkat pengunduran diri karyawan.
Baca Juga: Dari Arjosari, Pacitan, Gula Aren Temon Kini Sukses Menembus Pasar Global dengan Dukungan BRI
Meski cara ini mungkin akan memperlambat beberapa pekerjaan, tetapi hasilnya bisa mengalahkan produktivitas yang hilang ketika kamu tidak memiliki anggota tim lagi sebagai staf.
Agar karyawan tak merasa kamu bersikap baik hanya untuk menahan mereka agar tidak resign, pastikan kamu terus melakukan pertemuan empat mata ini secara proaktif, bahkan hingga krisis telah lama berakhir.
Bangun kepercayaan
Satu-satunya cara kamu akan mendapatkan feedback yang berharga dari pertemuan empat mata dengan karyawan adalah hormati pendapat setiap anggota tim.