Lalu, kamu perlu membuat komitmen yang kuat untuk mengubah budaya kerja yang toxic yang terjadi selama ini.
Karena karyawan kemungkinan tidak akan cukup mempercayai kamu untuk mengungkapkan masalah terbesar perusahaan, maka kamu harus membangun kepercayaan dengan berempati terhadap cara pandang karyawan.
Bersikaplah reseptif dan jangan defensif
Penting untuk bisa menerima feedback apa pun yang kamu terima. Mungkin sulit untuk didengarkan dan solusi untuk masalah karyawan tersebut juga mungkin sulit untuk diterapkan.
Baca Juga: 10 Alasan Banyak Karyawan Resign dalam Waktu Bersamaan, Gaji Rendah Bukan Satu-satunya!
Namun, jika kamu tidak berubah, maka perusahaan akan kehilangan lebih banyak karyawan daripada yang kamu butuhkan.
Tahan godaan untuk bersikap defensif karena atasan yang bersikap seperti ini sulit mengakui bahwa mereka perlu melakukan perbaikan pada budaya kerja dalam perusahaan.
Dampaknya, pola disfungsional yang dibenci karyawan akan terus berlanjut.
Terakhir saat karyawan telah mengatakan semua yang ingin dia katakan, ajukan satu pertanyaan lagi kepadanya. Dengan begitu, karyawan akan merasa kamu benar-benar mendengarkan semua perkataannya. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Pasca Diperiksa dalam Skandal Pemerasan Toko Roti, Codeblu Mengaku Dibully Netizen dan Introspeksi Diri: "Terlalu Banyak Salah"
Asyik Banget, ASN Bakal Dapat Jatah 4 Hari WFA Sebelum Lebaran!
ASN Bisa WFA Mulai 24-27 Maret 2024 Menjelang Lebaran, Pemerintah Sebut Ini Strategi Pecah Kemacetan Arus Mudik
Tak Bisa Diremehkan, Ini Pentingnya B2B dan B2C Sales Director agar Perusahaan Teknologi dan Startup Semakin Berkembang
Raih 5 Penghargaan Internasional di RBI Asia Trailblazer Awards 2025 Bukti Bahwa BRI Berhasil Jaga Fundamental Kinerja dan Fokus di UMKM
Tertarik dengan Investasi ST014? Ketahui Dulu Imbalan dan Simulasi Kupon Tiap Serinya!
10 Langkah yang Harus Dilakukan Oleh Supervisor Dalam Melakukan Feedback yang Efektif