Berikan juga ruang untuk orang yang menerima tugas untuk belajar dari kesalahan. Bimbing dengan tenang, beri arahan yang jelas, dan tunjukkan bahwa proses belajar adalah hal wajar.
3. Tingkatkan komunikasi
Keberhasilan dalam mendelegasikan tugas sangat bergantung pada komunikasi yang transparan dan terarah. Jabarkan rincian tugas, tetapkan tujuan akhir yang jelas, tentukan standar hasil yang diharapkan, serta sampaikan tenggat waktunya.
Jangan menyimpan ekspektasi dalam pikiran tanpa disampaikan karena bisa menyebabkan miskomunikasi.
Lalu, jangan lupa untuk menindaklanjuti secara berkala, tetapi jangan terlalu mengontrol. Biarkan anggota tim bekerja dengan caranya sendiri selama masih dalam jalur yang benar.
4. Ubah pola pikir tentang keberhasilan
Kamu mungkin memiliki keyakinan bahwa pekerjaan hanya berhasil jika dilakukan dengan cara tertentu. Padahal, ada berbagai metode yang juga bisa menghasilkan kualitas yang sama baiknya.
Memberi ruang bagi pendekatan “keberhasilan” yang berbeda dapat menjadi awal untuk mengenali potensi tim secara lebih menyeluruh.
Selain berhasil dikerjakan, pastikan orang yang mengerjakannya melakukannya dengan tanggung jawab, ketepatan waktu, dan hasil yang memadai.
Dengan pola pikir ini, proses kerja menjadi lebih fleksibel, tidak terlalu membebani diri sendiri, dan memberi ruang bagi tim untuk berkembang. (Elga Windasari)