kubikel

3 Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Kamu Menjawab Pertanyaan tentang Gaji dari Rekruter

Kamis, 1 Mei 2025 | 16:19 WIB
Saat ditanya tentang gaji yang diharapkan, jangan asal menyebut, lakukan riset terlebih dahulu sebelum wawancara. (Infocuspix)

Pejuangkantoran.com - Saat melakukan wawancara kerja, pertanyaan mengenai gaji bisa membuat calon karyawan stres.

Hal tersebut wajar, sebab umumnya kamu takut memberikan kisaran yang terlalu tinggi yang bisa membuat rekruter berpikir ulang untuk menerima kamu. 

Namun, kamu juga tidak ingin memberikan angka yang di bawah gaji normal yang aka merugikan kamu dan malah terkesan kamu tidak menghargai diri kamu sendiri.

Mengapa kamu mendapatkan pertanyaan ini?

Proses wawancara bisa sangat melelahkan. Jangan sampai setelah kamu diputuskan diterima di perusahaan tersebut, kamu baru tahu bahwa gaji yang ditawarkan sangat jauh dari ekspektasi.

Jika perusahaan menganggarkan Rp5 juta untuk pekerjaan yang kamu lamar, tetapi kamu mencari pekerjaan baru dengan gaji Rp8 juta, tentu saja ini tidak cocok.

Kamu harus mengetahui standar gaji di perusahaan tersebut agar kamu tidak merasa sia-sia melakukan proses wawancara yang mungkin cukup panjang.

Baca Juga: Gaji Management Trainee Bisa Mencapai Rp8 jutaan, Tapi Tabu Mengundurkan Diri di Tengah Program. Kenapa?

Rekruter juga suka mengajukan pertanyaan tentang gaji yang diharapkan untuk melihat apakah kamu telah melakukan penelitian mengenai pekerjaan yang dilamar.

Namun, rekruter juga tidak ingin kamu berkata "Saya akan menerima berapa saja yang ditawarkan" karena akan memberikan kesan yang kurang percaya diri.

Langkah menentukan gaji yang diinginkan

Oleh karena itu, sebelum wawancara kamu harus benar-benar mempersiapkan diri kamu, termasuk menelisik kisaran gaji di perusahaan tersebut dan kisaran umum di industri tersebut. Termasuk mempelajari dasar-dasar tentang peran, industri, dan perusahaan yang dilamar.

Di sisi perusahaan, perekrut pasti sudah meminta bantuan tim atau analis kompensasi untuk menentukan gaji yang akan diberikan pada pekerjaan tersebut. Jadi, sebenarnya angka yang diberikan rekruter tidak sembarangan.

Menurut David Buckmaster, Direktur Kompensasi Global untuk Nike. beberapa hal yang diperhitungkan saat menentukan kisaran gaji adalah biaya tenaga kerja, biaya hidup, dan tarif pasar industri.

Halaman:

Tags

Terkini