"AI bisa membantu ide-ide, membuat brand statement, menulis artikel kepemimpinan, bahkan menentukan menu buat BBQ networking!” katanya.
Tak bisa menggantikan manusia seutuhnya
Meskipun, AI tetap tidak bisa menggantikan manusia sepenuhnya. “Pengambilan keputusan bisa dibantu data dari AI, tapi intuisi, empati, dan kepemimpinan itu tetap tanggung jawab manusia,” tambah Ordorica.
Baca Juga: 4 Cara untuk Mengurangi Jam Kerja dalam Seminggu, Tak Perlu Lagi Kerja “9 to 5” Setiap Hari
Buat kamu yang sedang mencari pekerjaan, AI career coach juga bisa jadi senjata rahasia. Dari latihan wawancara, simulasi pertanyaan sulit, sampai menulis jawaban yang lebih terstruktur.
Bahkan Business Insider menyebut bahwa rekrutmen yang melibatkan AI naik 30% lebih cepat dibanding rekrutmen biasa. Jadi, makin penting buat memahami dan memanfaatkan AI.
“AI bisa membantu kandidat menonjol dan memberi nilai tambah,” kata Fiderer. “Jangan cuma pakai tools ini untuk membuat cover letter. Gunakan juga buat riset perusahaan atau membantu kamu siap mental.”
Baca Juga: 5 Hal Yang Harus Kamu Pertimbangkan Saat Memilih Mobil dengan Transmisi Otomatis Atau Manual
Buat fresh graduate yang belum punya banyak pengalaman wawancara, AI bisa jadi teman latihan yang siap 24/7. Bisa dibilang, AI career coach ini semacam mentor digital yang selalu siap membantu.
Jadi, kalau kamu merasa butuh meningkatkan skill komunikasi atau mau tampil maksimal pas wawancara kerja, coba AI career coach. Siapa tahu, mentor digital ini bisa jadi pembeda antara kamu dan kandidat lainnya.
Apakah kamu tertarik mengikuti career coaching atau pelatihan karier AI ini?