Pejuangkantoran.com - Manajer memberikan feedback kepada karyawan adalah hal yang wajar. Namun, tahukah kamu kalau karyawan sebenarnya juga bisa memberikan feedback kepada manajer?
Jika diberikan secara konstruktif, feedback yang dengan feedback ke atas ini, sangat penting untuk membangun struktur perusahaan yang kuat dan sukses karena karyawan mampu mengungkapkan keinginannya.
Dalam studi dari Zippa, 65% karyawan mengatakan bahwa mereka menginginkan lebih banyak feedback.
Baca Juga: Warga Pulau Kapoposang Bahu-membahu dengan BRI Menanam - Grow & Green Rawat Alam Bahari
Bahkan, ada 98% karyawan yang mengaku bahwa mereka tidak tertarik dengan pekerjaannya ketika menerima sedikit atau tidak ada feedback sama sekali.
Sebenarnya, ini juga berlaku tidak terkecuali pada atasan.
Meskipun mungkin canggung untuk mengatakan apa yang dirasakan kepada atasan, baik itu positif maupun negatif, tetapi komunikasi terbuka dengan atasan sangat penting bagi semua orang dalam tim, termasuk atasan.
Bisa dilakukan dengan berbagai cara
Feedback ke atas tidak harus formal dan prosesnya bisa dilakukan dengan sederhana.
Baca Juga: Feedback ke Atas: Saat Karyawan Boleh Memberikan Pendapat ke Manajer, Ini Manfaatnya yang Dirasakan!
Misalnya dengan memasukkannya dalam pertemuan mingguan santai untuk sama-sama menilai kinerja karyawan maupun manajer.
Namun, ini juga bisa dilakukan secara anonim karena dapat membuat karyawan merasa lebih nyaman untuk mengkritik atasannya.
Bagaimana pun cara melakukannya, dengan menciptakan saluran komunikasi terbuka antara manajer dan tim, ini membuat semua orang bisa merasa lebih mampu memberikan feedback dan lebih bersedia untuk menerimanya.