kubikel

Ketahui Hal ini Sebelum Ambil Gelar MBA untuk Karir di Masa Depan

Senin, 19 Mei 2025 | 08:10 WIB
Ilustrasi: Cari tahu cara memilih kampus saat mendaftar (Freepik)

Perbandingan program penuh waktu dan paruh waktu

Program MBA biasanya ditempuh lewat dua pilihan utama, yakni program penuh waktu dan program paruh waktu.

Meskipun hasil akhirnya sama, ada beberapa hal yang membedakan keduanya.

Program penuh waktu biasanya menyulitkan mahasiswa untuk bekerja sambil kuliah. Jalur ini lebih cocok bagi mereka yang lebih muda dan bisa fokus belajar di kampus.

Sementara itu, program paruh waktu terbagi menjadi dua jenis utama:

- EMBA: Untuk mereka yang sudah berada di posisi kepemimpinan dengan biaya yang cenderung tinggi, tetapi banyak perusahaan menanggung sebagian dari biaya tersebut.

- MBA Paruh Waktu: Dirancang untuk karyawan yang masih bekerja penuh waktu dan belum memegang posisi manajerial, dengan kelas yang diadakan pada malam hari atau akhir pekan.

Baca Juga: Jojo dan Chico Resmi Keluar dari Pelatnas PBSI, Ucapan Perpisahannya Bikin Haru

Nilai akademik dan skor GMAT

Memiliki IPK yang tinggi memang memberikan nilai tambah, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan penerimaan di program MBA.

Mayoritas sekolah bisnis menetapkan standar IPK minimal 3,5, yang setara dengan nilai rata-rata B+ hingga A-.

Selain IPK, nilai GMAT juga menjadi pertimbangan penting, terutama di sekolah-sekolah bisnis unggulan.

Skor GMAT yang tinggi biasanya menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan peluang pelamar untuk diterima di program-program tersebut.

Baca Juga: Viral Grup Facebook 'Fantasi Sedarah', DPR Desak Polri dan Komdigi Bertindak Tegas

Manfaat dan tantangan memiliki gelar MBA

Halaman:

Tags

Terkini