Applicant Tracking System diatur untuk memindai CV yang memiliki kata kunci dan kualifikasi tertentu. Semakin banyak kata kunci yang ada di CV kamu, semakin besar peluang ATS mengidentifikasinya dan meneruskannya ke manajer perekrutan.
Untuk mengoptimalkan CV, sesuaikan isinya untuk setiap posisi dengan mengganti keterampilan dari lowongan kerja tertentu yang sesuai dengan kata kunci.
Baca Juga: Cari Tahu Apakah Data Pribadi Kamu Bocor di Internet Menggunakan Teknik Google Dorking
3. Gunakan font dan format yang sederhana
Saat membuat CV yang sesuai dengan ATS, gunakan desain yang konsisten dan hindari elemen visual yang rumit seperti grafik atau tabel.
Pilih jenis huruf yang umum seperti Arial atau Cambria. Jangan gunakan font dan gambar mewah, yang dapat menyulitkan ATS untuk membacanya.
Sebaiknya CV hanya terdiri atas satu halaman, kecuali jika kamu memiliki pengalaman profesional yang luas.
4. Susun bagian dengan judul standar
Saat membuat CV yang ramah ATS, pastikan memberi judul bagian dengan jelas. Kamu bisa menuliskan “Pendidikan”, “Keterampilan Utama”, atau “Pengalaman Kerja” untuk membantu ATS mengurai dokumen dengan benar.
Baca Juga: Dikemas sebagai Komedi Romantis, Jodoh 3 Bujang Angkat Tradisi Nikah Kembar di Bugis Makassar
5. Simpan dan kirimkan CV dalam format tepat
CV yang sesuai dengan Applicant Tracking System harus dalam format yang kompatibel. Format .docx dan PDF dari Microsoft Word lebih disukai.
Jangan lupa, jika CV kamu tidak ATS-friendly, mungkin tidak akan terdeteksi oleh rekruter. Tak peduli se-qualified apa kamu!