kubikel

Baik WFO, WFA, atau Hybrid, Ini 3 Strategi Pemimpin untuk Ciptakan Budaya Kerja Fleksibel pada Karyawan

Kamis, 26 Juni 2025 | 10:10 WIB
Yang sangat menentukan dalam berhasil tim baik WFH, WFO, atau hybrid adalah strategi jitu dari manajer. (Google Gemini)

Namun, menurut survei Gallup CHRO Roundtable di 2022, pelatihan untuk manajer sebagian besar difokuskan pada program kesejahteraan (72%), sedangkan hanya 49% yang memberikan pelatihan tentang cara melakukan percakapan dengan tim.

Jadi, ubah pelatihan untuk pemimpin agar fokus pada menunjukkan kepedulian dan membangun hubungan dengan karyawan, daripada meminta mereka untuk menjalani program.

  1. Manajer hybrid paling perlu dibantu

Semakin banyak perusahaan yang membolehkan cara kerja hybrid untuk karyawannya, maka perusahaan perlu membantu para manajernya untuk menghadapi tantangan dalam memimpin, melatih, dan mengembangkan tim dalam lingkungan tersebut.

WFHBaca Juga: Tren Pekerja Yang Memilih Untuk WFH atau Remote Working Meningkat. Ini Kendala Dan Solusinya!

Penelitian Gallup's CHRO Roundtable menunjukkan bahwa sebanyak 57% manajer di AS menyatakan tidak menerima pelatihan formal atau informal dalam mengelola tim kerja jarak jauh atau hybrid.

Kurangnya pelatihan dan dukungan manajer yang efektif ini diperparah dengan temuan bahwa manajer yang memimpin tim hybrid lebih cenderung menderita kelelahan, jika dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang memimpin tim WFO atau WFH.

Jadi, manajer tim hybrid secara khusus memerlukan dukungan untuk meningkatkan dan mempertahankan keterlibatan dan kesejahteraan mereka sendiri. ***

Halaman:

Tags

Terkini