kubikel

Manajer Adalah Pimpinan Sekaligus Pelatih, Karena iItu Lakukan Hal Berikut Ini Untuk Tingkatkan Produktivitas Tim!

Senin, 21 Juli 2025 | 14:24 WIB
Seorang manajer tak hanya memimpin tapi juga melatih, memotivasi, dan mengajak keterlibatan anggota tinnya secara efektif. (Google Gemini)

Satu pengecualian adalah memberikan feedback berkualitas yang sangat berpengaruh terhadap semangat dan produktivitas tim.

Meski sudah dinilai cukup baik, ternyata masih ada jarak besar antara persepsi manajer dan kenyataan.

Misalnya, dalam hal menjawab pesan, manajer merasa sudah cepat tanggap, tetapi karyawan merasa sebaliknya. Begitu juga dengan feedback.

Apa yang membuat manajer masih merasa kesulitan?

Hal yang paling sulit untuk dilakukan manajer, yang sebenarnya mereka sadar, adalah membimbing tim secara aktif.

Misalnya, memberi motivasi, mendiskusikan kekuatan karyawan, hingga menghilangkan hambatan kerja.

Ini semua sebenarnya kunci dari tim yang produktif dan terlibat, tetapi sering terabaikan.

Parahnya, hanya sedikit manajer yang memberi feedback bermakna dalam seminggu. Padahal, percakapan rutin dan berkualitas tinggi ini sangat penting untuk menjaga semangat kerja.

Baca Juga: Feedback ke Atas: Saat Karyawan Boleh Memberikan Pendapat ke Manajer, Ini Manfaatnya yang Dirasakan!

Ketika manajer terlalu percaya diri

Banyak manajer merasa mereka sudah sering memberi pujian, tetapi hanya sepertiga karyawan yang merasa diapresiasi.

Bahkan, hanya 12% karyawan yang pernah ditanya cara mereka ingin diakui. Ini artinya, manajer sering “salah gaya” dalam memberikan apresiasi.

Manajer juga mengira mereka sering memberi feedback mingguan, tetapi nyatanya hanya 20% karyawan yang mengaku menerimanya.

Ada juga perbedaan persepsi tentang kolaborasi, yaitu saat manajer merasa sudah mendorong kerja tim, tetapi karyawan belum tentu merasakannya.

Apa solusinya?

Halaman:

Tags

Terkini