Kalau kamu punya sertifikasi yang langsung dikenali orang di industri kamu, boleh ditaruh setelah nama.
Contoh:
Andi Pratama, CFP® (Certified Financial Planner)
Namun, ingat kalau ini hanya cocok jika sertifikasinya memang jadi "jualan utama" kamu.
2. Di awal ringkasan profil
Kamu juga bisa menyebutkannya di awal bagian profil, misalnya:
“Akuntan bersertifikat dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam audit dan pelaporan keuangan.”
Kata “bersertifikat” ini lebih kuat daripada kata sifat seperti “teliti” atau “berorientasi detail” karena sifatnya faktual.
3. Di akhir ringkasan profil
Cara ini cocok kalau kamu ingin menutup bagian profil dengan pencapaian. Misalnya:
“Berpengalaman di bidang HRD, rekrutmen, dan pengembangan karyawan. Memegang sertifikasi HR Management dari BNSP.”
Letakkan singkat saja, tanpa perlu penjelasan panjang.
Baca Juga: 8 Makanan yang Bisa Sebabkan Inflamasi atau Peradangan di Tubuh Kamu!
4. Di bagian pendidikan, jika masih relevan
Kalau sertifikasi kamu masih sejalan dengan pendidikan, boleh juga digabung. Contohnya: