Pejuangkantoran.com – Salah satu metode rekrutmen yang bakal banyak dilakukan, terutama di industri teknologi dan inovasi, adalah wawancara dengan metode gamified assessment.
Seperti kita ketahui, ini adalah metode penilaian atau tes yang menggunakan elemen-elemen permainan (game mechanics) untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, atau karakter seseorang.
Dalam metode ini kandidat diuji melalui pengalaman interaktif yang mirip bermain game, misalnya dengan level, poin, badge, leaderboard, misi, atau simulasi.
Metode ini bertujuan agar tingkat engagement kandidat lebih tinggi, mengurangi bias, mengukur soft skills, dan memberikan data yang objektif tentang kandidat.
Dengan begitu, diharapkan lebih efektif untuk mendapatkan data perilaku yang lebih natural dari kandidat dibanding wawancara atau tes tertulis.
Apa yang perlu disiapkan? Hal-hal berikut ini yang perlu kamu siapkan untuk menghadapi wawancara kerja dengan metode gamified assessment:
- Persiapan Teknis
- Perangkat dan koneksi internet stabil. Biasanya gamified assessment berbasis online.
- Browser/aplikasi terbaru. Pastikan kompatibel dengan platform (Chrome, Edge, dan sebagainya).
- Lingkungan tenang. Minim distraksi, agar fokus menyelesaikan simulasi.
- Headset dan kamera (jika ada elemen video). Beberapa platform menggabungkan video interview dan game.
Baca Juga: Kamu Wajib Siap-Siap. Seleksi Karyawan dengan Metode Gamified Assessment Makin Banyak Dipakai
- Pemahaman tentang Format
- Baca instruksi dengan teliti. Lakukan hal ini sebelum mulai. Biasanya ada tutorial singkat.
- Sadari bahwa tes ini bukan sekadar main game, tapi menilai perilaku dan strategi.
- Ketahui kompetensi yang kemungkinan diukur:
- Problem solving;
- Kerja sama / leadership;
- Kecepatan mengambil keputusan;
- Komunikasi / empati (jika role-play).
- Strategi Menghadapi Gamified Assessment
- Fokus pada proses, bukan hanya hasil. Sistem perekrutan metode ini sering menilai bagaimana kandidat membuat keputusan, bukan hanya jawaban akhir.
- Jangan terburu-buru, perhatikan instruksi, pikirkan langkah logis.
- Tunjukkan konsistensi, misalnya jika simulasi butuh kepemimpinan, ambil keputusan yang tegas dan konsisten, bukan berubah-ubah tanpa alasan.
- Kelola waktu, beberapa game berbatas waktu, jadi latihan berpikir cepat akan membantu.
- Tetap profesional, meski terasa seperti bermain, ingat ini tetap bagian dari wawancara kerja.
Baca Juga: 8 Tips Jitu Hadapi Wawancara Kerja dengan AI, Yaitu Santai, Jujur, dan Tetap Jadi Diri Sendiri
- Mindset dan Mental
- Anggap ini kesempatan menunjukkan kemampuan nyata, bukan sekadar menjawab pertanyaan teoretis.
- Relaks dan enjoy. Semakin natural, semakin bagus hasil penilaian.
- Jangan terlalu khawatir jika tidak “menang” game, yang dinilai adalah cara berpikir dan sikap, bukan skor murni.
Kesimpulannya, ada sejumlah hal yang harus disiapkan kandidat dalam menghadapi wawancara kerja dengan metode gamified assessment, yaitu:
- Teknis: device, internet, headset, ruang kondusif.
- Mindset: anggap simulasi sebagai kerja nyata.
- Strategi: baca instruksi, kelola waktu, konsisten, tunjukkan soft skills.
- Profesional: walau gamified, tetap bagian dari seleksi formal.
***