Pejuangkantoran.com – Bagi “anak baru”, ada sejumlah orang di kantor yang sebaiknya diwaspadai dan dibatasi dalam pergaulan.
Tukang gosip, tukang klaim, pemalas atau yang suka menghindari tanggung jawab, penyebar energi negatif, pemain politik kantor, hingga orang yang suka membocorkan rahasia.
Mereka ini ibarat virus yang bisa “membunuhmu” jika kamu tidak menjaga pergaulan dengan mereka. Mereka bisa membuatmu “ditendang” dari kantor, suatu hal yang harus dihindari di masa mencari pekerjaan yang sangat susah saat ini.
Lakukan pengamatan dengan membaca karakter rekan-rekan kerjamu di kantor barumu. Membaca karakter rekan kerja di minggu-minggu pertama itu penting, supaya tahu mana yang bisa jadi teman dekat, mana yang cukup jadi teman sewajarnya saja.
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dihindari saat Masih Jadi Anak Baru Masuk di Kantor
Berikut beberapa cara cepat membaca karakter orang di kantor:
- Perhatikan cara mereka bicara tentang orang lain
- Kalau sering membicarakan atasan atau rekan lain di belakang: cenderung tipe tukang gosip.
- Kalau lebih sering membahas pekerjaan atau hal positif: aman untuk dijadikan rekan diskusi.
- Amati reaksi terhadap pekerjaan
- Orang yang proaktif biasanya cepat menawarkan solusi.
- Orang yang menghindar sering menyalahkan faktor luar atau melempar kerjaan.
- Lihat cara mereka memperlakukan staf lain: Lihat saat mereka berinterkasi tak hanya dengan atasan, tapi juga dengan OB, admin, atau rekan setingkat:
- Kalau sopan dan menghargai semua level: biasanya punya integritas.
- Kalau hanya hormat pada atasan tapi meremehkan bawahan: lebih baik hati-hati.
- Cermati konsistensi sikap
- Di depan rapat kelihatan mendukung, tapi di belakang mengeluh: tanda tidak konsisten.
- Orang yang karakternya jelas dan sama di semua situasi lebih bisa dipercaya.
Baca Juga: Ini 7 Cara Mudah Mengurangi Rasa Cemas Saat Masuk di Hari Pertama Kantor Baru
- Uji dengan informasi kecil
- Coba ceritakan hal ringan (bukan rahasia besar), lihat kemudian apakah info itu menyebar.
- Kalau cepat bocor, artinya orang itu tidak bisa menjaga kepercayaan.
- Amati hubungan sosial mereka
- Orang yang diterima banyak pihak biasanya punya sikap positif.
- Kalau ada yang cenderung “dijauhi” banyak rekan, jangan langsung ikut menjauhi, tapi amati dulu alasannya.
Lakukan pengamatan hal-hal di atas dengan cara yang paling elegan dan alami untuk menghindari konflik. Pada dasarnya sebagai “anak baru”, kamu harus memegang prinsip-prinsip berikut ini:
- Dekat dengan semua rekan kerja, namun percaya pada sedikit orang.
- Simpan opini pribadi dulu sampai benar-benar tahu “peta” sosial kantor.
- Lebih baik dikenal sebagai orang yang ramah, netral, dan profesional di awal.
***