3. Mengembangkan sistem dan aplikasi cloud
Tugas ini mirip dengan pengembang software pada umumnya, hanya saja semua sistem dibangun di atas infrastruktur cloud.
Cloud engineer perlu memastikan aplikasi cepat diakses, tidak boros memori, dan bisa berjalan di berbagai perangkat. Mereka juga harus memahami bagaimana sistem komputasi awan bekerja lintas lokasi, bukan hanya di satu server saja.
Baca Juga: 6 Kalimat Sederhana yang Bisa Membuatmu Terlihat Profesional, Karier Jadi Melaju Lebih Cepat!
4. Mengelola kebijakan dan tata kelola cloud
Layaknya administrator sistem, cloud engineer juga membuat aturan dan kebijakan penggunaan layanan cloud computing dalam perusahaan. Mereka memastikan sistem aman, mudah diakses, dan selalu online atau uptime.
Karena layanan ini biasanya menggunakan model keamanan bersama, cloud engineer harus tahu batas tanggung jawab antara penyedia cloud dan perusahaan.
5. Mengelola basis data di cloud
Database adalah jantung dari sistem komputasi awan. Jadi, tugas cloud engineer adalah merancang, mengelola, dan memastikan database tetap aman serta berfungsi dengan baik.
Mereka juga bertanggung jawab agar pengguna bisa mengakses data seperti penjualan, inventaris, dan pelanggan dengan cepat tanpa gangguan.
Baca Juga: 6 Jenis Font yang Pantang Untuk Kamu Pakai Dalam Menulis Surat Lamaran dan CV
6. Menjaga keamanan data di cloud
Karena keamanan jadi hal paling krusial, cloud engineer harus mampu mendeteksi potensi ancaman dan menyiapkan langkah pencegahan agar data tidak bocor.
Di industri tertentu seperti kesehatan atau pemerintahan, mereka juga harus mengikuti standar keamanan khusus.
7. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya cloud