Pengetahuan ini penting agar mereka bisa merancang sistem yang bisa memanfaatkan data secara otomatis dan lebih pintar.
- Bisa membuat model data
Ini adalah kemampuan inti seorang arsitek data.
Pemodelan data berarti menggambarkan alur data dalam bentuk diagram atau blueprint. Tujuannya supaya sistem yang rumit bisa dipahami semua pemangku kepentingan sebelum dibangun.
Dengan model data yang jelas, potensi masalah bisa dicegah sejak awal.
Baca Juga: Skill Saja Tidak Cukup, Ini yang Harus Dilakukan Fresh Graduate untuk Bersaing dengan AI
Kesimpulannya, arsitek data bukan hanya “orang IT” biasa. Mereka adalah perancang strategi data yang harus mengerti teknologi sekaligus kebutuhan bisnis.
Kalau kamu tertarik jadi arsitek data, mulailah perkuat kombinasi kemampuan teknis dan kemampuan berpikir kritis karena dua hal ini adalah modal utamanya. ***