• Harus ada tujuan yang jelas. Jangan mulai meeting kalau topiknya belum jelas.
• Peserta meeting wajib siap. Setiap orang harus datang dengan data atau ide.
• Semua orang berkontribusi. Tidak boleh ada yang cuma duduk dan mendengarkan.
• Harus ada keputusan di akhir. Jangan sampai meeting selesai tanpa hasil.
Menurutnya, pertemuan yang baik bukan yang ramai, tetapi yang dihadiri oleh orang-orang yang memang perlu ada di sana.
Semua harus terdokumentasi
Di Airbnb, setiap pertemuan kecil yang rutin selalu dibuatkan ringkasan setelahnya. Hasil diskusi dan keputusan yang diambil kemudian dibagikan ke tim lain. Dengan begitu, semua orang tetap tahu apa yang sedang terjadi, meskipun mereka tidak hadir dalam meeting.
Baca Juga: Bukan Cuma karena Main sama Pasangan Sendiri yang Bikin Angga dan Shenina Mau Tampil di Dopamin
Langkah ini membuat komunikasi jadi lebih transparan dan menghindari informasi penting terjebak hanya di lingkaran tertentu.
Pendekatan yang dilakukan Chesky bisa jadi bahan renungan bagi banyak pemimpin. Mungkin ini bukan soal menghapus total one on one meeting, tetapi lebih untuk memastikan setiap pertemuan, baik pribadi maupun kelompok, benar-benar punya tujuan dan dampak yang jelas.
Karena pada akhirnya, meeting bukan sekadar duduk dan bicara, tetapi seharusnya menghasilkan keputusan dan membawa tim selangkah lebih maju.