kubikel

Punya Pekerjaan dengan Gaji Tinggi tapi Melelahkan, Cari Tahu Kapan Waktunya Bertahan dan Resign

Rabu, 22 Oktober 2025 | 20:17 WIB
Ilustrasi: Seringkali pekerjaan dengan gaji tinggi itu bikin kamu kelelahan. Kapan waktu yang tepat untuk resign? (Freepik)

 

PejuangKantoran.com - Tidak semua pekerjaan dengan gaji tinggi itu menyenangkan. Kadang justru sebaliknya. Tekanan besar, jam kerja panjang, dan waktu pribadi yang hampir selalu tersita.

Kalau kamu merasa pekerjaan membuat stres dan tidak bahagia, wajar kalau ada keinginan untuk berhenti dan mencari pekerjaan yang lebih tenang, meski gajinya lebih kecil.

Namun, sebelum buru-buru resign, ada baiknya kamu mempertimbangkan beberapa hal dulu.

Baca Juga: Jelang Konser 25 Tahun Berkarir, Andien Beberkan Perbedaan Dirinya di Usia 15 dan 40 Tahun

Gaji tinggi sekarang bisa jadi investasi untuk masa depan

Memang tidak ideal bertahan di pekerjaan yang membuat stres selamanya. Namun, menahan diri satu atau dua tahun lagi bisa memberi manfaat besar untuk keuangan kamu di masa depan.

Dengan gaji yang lebih tinggi, kamu punya kesempatan untuk menabung lebih banyak. Misalnya, kamu bisa memperbesar dana darurat, investasi, atau menabung untuk pensiun.

Semakin banyak uang yang kamu sisihkan sekarang, semakin ringan beban finansial kamu nanti.

Bayangkan seperti ini. Kalau kamu bertahan setahun lagi dan bisa menabung Rp100 juta tambahan, lalu uang itu diinvestasikan dengan imbal hasil rata-rata 6% per tahun, dalam 15 tahun bisa berkembang jadi sekitar Rp239 juta.

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara dengan Waktu Penggunaan Ponsel Tertinggi di Dunia Tahun 2025

Lumayan sekali, bukan?

Selain itu, pekerjaan dengan gaji tinggi juga bisa meningkatkan peluang kamu mendapatkan manfaat lebih besar dari program pensiun atau jaminan sosial di masa depan.

Jadi, bertahan sedikit lebih lama bisa jadi strategi cerdas selama kamu masih sanggup menjalaninya.

Halaman:

Tags

Terkini